Ketegasan LIB Dalam Verifikasi Stadion Dipertanyakan
Asad Arifin | 29 Maret 2018 17:54
Bola.net - - Save Our Soccer (SOS) menyoroti proses verifikasi stadion yang dilakukan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Mereka menilai ketegasan yang sempat ditunjukkan operator kompetisi Liga 1 musim 2018 ini semu belaka.
PT LIB sempat mengumumkan ada tiga stadion yang tak memenuhi standar dan dinyatakan tak lolos verifikasi. Tiga stadion tersebut adalah Stadion Marora di Serui, Stadion Teladan di Medan, dan Stadion Moch. Soebroto di Magelang. Namun, belakangan, PT LIB menegaskan bahwa tiga stadion ini telah memenuhi kriteria.
Dika Surjanto dari Departemen Litbang SOS menilai bahwa verifikasi stadion hanya formalitas. Standarisasi yang dibuat berpuluh-puluh halaman, sambungnya, sebatas dijadikan 'kitab suci', yang diletakkan di lemari.
Sejak 2008, verifikasi stadion tak pernah tegas dan jelas. Banyak negosiasi yang dilakukan dan operator kompetisi membuka pintu untuk itu. Inilah salah satu penyebab utama tak maju-majunya kompetisi profesional sepak bola Indonesia. Tidak tegas dan cenderung standar ganda, ujar Dika.
Menurut Dika, proses verifikasi stadion musim ini tak lebih baik dari musim lalu. Banyak standar yang diabaikan. Tak sebatas lampu penerangan, Dika menambahkan, banyak aspek lain yang terabaikan mulai dari fasilitas match organization, fasilitas media sampai fasilitas public/penonton.
Musim lalu misalnya, LIB bisa memaksa Persiba Balikpapan hijrah dari Stadion Parikesit Pertamina, ke Stadion Gajayana karena tak lolos verifikasi, tutur Dika.
Namun, karena Perseru mendapatkan 'fasilitas khusus' bisa main di Stadion Marora, Persiba akhirnya bisa kembali ke Stadion Parikesit sebelum akhirnya main di markas baru mereka, Stadion Batakan, ia menambahkan.
Lebih lanjut, SOS meminta Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), sebagai kepanjangan tangan pemerintah, tak berpangku tangan dengan fenomena ini. BOPI, sambung Dika, seharusnya tanggap dengan hal-hal semacam ini.
Jangan sampai reformasi tata kelola yang didengungkan sebagai upaya percepatan pembangunan sepakbola nasional hanya pencitraan semata. Padahal, kita sudah membayar mahal dengan sanksi FIFA selama setahun, ucap Dika.
Sepakbola kita bisa maju dan prestasi bila aturan dan regulasi dijalankan dengan benar. Dari segi administrasi dan ketegasan dalam pengelolaan kompetisi professional kita sudah tertinggal dari negara-negara ASEAN lainnya. Perlu segera bangun dari tidur panjang, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pertahanan MU Keropos Banget, Ini Analisis Michael Carrick
Liga Inggris 20 September 2026, 13:30
-
Soft Tenis Beregu Putra Sumbang Medali Ketiga untuk Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 12:45
-
Jelang Derby Madrid, Jose Mourinho Sanjung Atletico Madrid
Liga Spanyol 20 September 2026, 12:26
-
Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
Liga Spanyol 20 September 2026, 09:30
-
Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 09:23
-
Manchester United Diprediksi Terpeleset Lagi di Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 09:00
-
Rodri Angkat Topi untuk Sevilla: Mereka Lawan Paling Menyusahkan untuk Barcelona Sejauh ini!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:30
-
Raphinha Cetak Hattrick Lagi, Hansi Flick: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:00
-
Roma Kena Comeback Inter, Gasperini: Hasil yang Adil!
Liga Italia 20 September 2026, 07:30
-
Comeback Lawan Roma, Chivu Puji Mental Baja Inter Milan
Liga Italia 20 September 2026, 07:00
-
Futsal Super Cup 2026: Bintang Timur Surabaya ke Final Usai Tekuk Cosmo JNE 3-1
Bola Indonesia 20 September 2026, 06:53
-
Unggul FC Malang ke Final Futsal Super Cup 2026, Singkirkan Pangsuma FC Lewat Adu Penalti
Bola Indonesia 20 September 2026, 06:42
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33








