Ketika Kontrak di Lechia Gdansk Habis, Ini 6 Negara yang Bisa Menjadi Destinasi Egy Maulana Vikri
Aga Deta | 30 Juni 2020 11:08
Bola.net - Masa depan Egy Maulana Vikri menjadi bahan spekulasi. Gelandang berusia 19 tahun itu dirumorkan akan dijual Lechia Gdansk dalam waktu dekat ini.
Isu tersebut ternyata hanya isapan jempol belaka. Egy Maulana Vikri akan tetap memperkuat Lechia Gdansk yang masih bertarung di Ekstraklasa Liga Polandia.
"Rumor adalah rumor, kan? Pertama-tama, periksa sumber rumor dan portal berita transfer palsu. Maka, Anda akan tahu lebih banyak tentang itu," kata agen Egy, Dusan Bogdanovic kepada Bola.com, Senin (29/6/2020).
"Pasti itu berita palsu dan tidak ada komentar dari saya tentang rumor tersebut. Saya berkonsentrasi dengan masa depan Egy Maulana Vikri dan bukan pada berita semacam itu," ujar Dusan.
Munculnya kabar seperti itu diyakini sebagai reaksi atas minimnya menit bermain Egy bersama Lechia Gdansk. Sejak bergabung pada 2018 lalu, pemain Timnas Indonesia U-22 itu baru dimainkan tiga kali dengan catatan 56 menit bermain.
Di musim ini, Egy baru sekali turun gelanggang ketika Lechia Gdansk bermain imbang melawan Wisla Krakow 0-0 pada pekan kedua Ekstraklasa, 28 Juli 2019.
Kontrak Egy Maulana Vikri bersama Lechia Gdansk akan habis pada pertengahan 2021. Ke mana sebaiknya wonderkid masa depan Indonesia itu singgah setelah ikatan kerja samanya berakhir?
Spanyol dan Portugal
Pada suatu kesempatan perbincangan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Egy Maulana Vikri pernah mengungkapkan keinginan bermain di Spanyol dan Portugal saat kontraknya bersama Lechia Gdansk rampung.
"Tahun depan kontrak saya habis. Kalau bisa saya mencoba di Liga Portugal dan Spanyol," kata Egy.
Jika hengkang ke Spanyol, Egy bisa memilih Segunda Division atau kasta kedua Liga Spanyol untuk mengembangkan bakatnya. Pemain asal Medan, Sumatera Utara itu harus mengesampingkan gengsi bermain di divisi teratas demi mendapatkan menit bermain.
Begitu pula jika Egy merapat ke Portugal. Karena level Primeira Liga di atas Ekstraklasa, bergabung dengan kontestan LigaPro atau kompetisi kasta kedua di sana bukan sebuah penurunan strata untuknya.
Inggris dan Jerman
Kompetisi di Inggris yang dimaksud bukan lah Premier League, melainkan EFL, kasta kedua di Negeri Elizabeth.
Selain Spanyol dan Portugal, Egy Maulana Vikri memang pernah mengutarakan niatnya untuk bermain di Inggris. Namun, ada tembok besar yang menghalanginya bernama izin kerja.
"Kalau di Inggris, ada peraturan ketat supaya bisa bermain di Premier League. Kalau saya sudah bermain 4-5 tahun di Eropa, mungkin saya bisa bermain di Premier League, " ucap Egy.
Egy bisa bergabung dengan klub EFL dan menimba ilmu selama beberapa tahun sebelum naik kasta ke kompetisi level atas di Eropa.
Jerman juga bakal menjadi pilihan menarik untuk Egy. Ada banyak pemain muda yang mampu mencuat di sana. Misalnya, Bayern Leverkusen yang berhasil mencetak Kai Havertz. Atay Borussia Dortmund yang sukses mematangkan bakat Jadon Sancho.
Namun, berat untuk Egy langsung bisa menembus Bundesliga. Mencoba untuk menimba ilmu di 2. Bundesliga atau kompetisi level kedua di Jerman bisa dicoba untuk mengasah kualitasnya.
Indonesia dan Jepang
Kembali ke Indonesia? Kenapa tidak? Jika Egy Maulana Vikri merasa petualangannya di Eropa telah berakhir setelah kontraknya bersama Lechia Gdanks rampung, Tanah Air bisa menjadi destinasi berikutnya.
Egy tinggal memilih mau bermain di klub apa. Pasti, tim-tim Indonesia akan sangat terbuka untuk menampungnya.
Namun, untuk terus meningkatkan kualitasnya, Egy bisa mencoba bermain di kompetisi negara di Asia. Jepang, misalnya.
J1 League, kompetisi kasta teratas di Liga Jepang, bisa menjadi titik balik Egy sebelum kembali berkelana ke Eropa. Di Negeri Sakura, mantan pemain Timnas Indonesia U-19 itu berpeluang bersaing dengan wakil dari Thailand seperti Chanathip Songkrasin yang membela Consadale Sapporo dan Theerathon Bunmathan yang memperkuat Yokohama F. Marinos.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Muhammad Adiyaksa/Editor Wiwig Prayugi
Published: 30 Juni 2020
Baca Juga:
Antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Siapa yang Terbaik di Mata Johan Cruyff?
5 Fakta Luka Romero, Pemain Termuda La Liga yang Dijuluki The New Lionel Messi
Liverpool Butuh 30 Tahun untuk Juara, Tim-Tim Ini Ternyata Harus Menunggu Lebih Lama Lagi
Dari Alexis Sanchez Hingga Bruno Fernandes, Ini 5 Pemain Top yang Pernah Membela Udinese
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia Juara, Anggun C Sasmi Terharu Nyanyikan Tanah Airku
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 06:21
-
Rapor Timnas Indonesia vs Thailand: Mental Baja Sang Juara!
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 06:16
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


