Ketua KOI: Sanksi Merupakan Hak PSSI
Editor Bolanet | 25 Januari 2013 04:26
- Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo menolak mengomentari langkah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia () yang menjatuhkan sanksi bagi 22 pemain asal kompetisi Indonesia Super League (ISL).
Sanksi dijatuhkan oleh PSSI karena para pemain tersebut menolak bergabung ke Tim Nasional . Tidak hanya itu, PSSI juga memberikan sanksi kepada klub yang belum berada di bawah yurisdiksi PSSI.
Saya tidak bisa berkomentar lebih jauh soal sanksi yang dijatuhkan PSSI. Sebab, hal tersebut merupakan hak PSSI dan hanya bisa diselesaikan di internal PSSI, ujar Rita.
Saya prihatin dengan situasi yang berkembang belakangan. Seharusnya, semua pihak dapat menahan diri untuk menyelesaikan masalah. Misalnya, duduk bersama-sama dan berdiskusi dengan kepala dingin, lanjut mantan Ketua KONI tersebut.
Akibat menolak memperkuat Timnas, para pemain ISL tersebut diberikan sanksi berupa larangan bermain di kompetisi PSSI selama enam bulan dan wajib membayar denda Rp 100 juta. Sedangkan bagi klub yang memilih berkompetisi di bawah PT Liga Indonesia (PT LI), sanksinya adalah berupa larangan mengikuti segala macam aktivitas sepak bola nasional hingga kongres PSSI selanjutnya diselenggarakan.
Yang kini bisa saya lakukan adalah menunggu arahan dari FIFA melalui AFC. Mereka berjanji ingin memberikan saran untuk membantu menyelesaikan masalah dan menghindarkan sepak bola kita dari sanksi, tutupnya. (esa/gia)
Sanksi dijatuhkan oleh PSSI karena para pemain tersebut menolak bergabung ke Tim Nasional . Tidak hanya itu, PSSI juga memberikan sanksi kepada klub yang belum berada di bawah yurisdiksi PSSI.
Saya tidak bisa berkomentar lebih jauh soal sanksi yang dijatuhkan PSSI. Sebab, hal tersebut merupakan hak PSSI dan hanya bisa diselesaikan di internal PSSI, ujar Rita.
Saya prihatin dengan situasi yang berkembang belakangan. Seharusnya, semua pihak dapat menahan diri untuk menyelesaikan masalah. Misalnya, duduk bersama-sama dan berdiskusi dengan kepala dingin, lanjut mantan Ketua KONI tersebut.
Akibat menolak memperkuat Timnas, para pemain ISL tersebut diberikan sanksi berupa larangan bermain di kompetisi PSSI selama enam bulan dan wajib membayar denda Rp 100 juta. Sedangkan bagi klub yang memilih berkompetisi di bawah PT Liga Indonesia (PT LI), sanksinya adalah berupa larangan mengikuti segala macam aktivitas sepak bola nasional hingga kongres PSSI selanjutnya diselenggarakan.
Yang kini bisa saya lakukan adalah menunggu arahan dari FIFA melalui AFC. Mereka berjanji ingin memberikan saran untuk membantu menyelesaikan masalah dan menghindarkan sepak bola kita dari sanksi, tutupnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













