Kiper PSIS Semarang Sebut Ada yang Lebih Penting Ketimbang Turnamen Pengganti Kompetisi
Dimas Ardi Prasetya | 22 April 2020 23:56
Bola.net - Joko Ribowo angkat bicara soal rencana turnamen yang akan dihelat jika kompetisi musim 2020 dihentikan. Penjaga gawang PSIS Semarang ini menyebut ada yang lebih penting ketimbang memikirkan turnamen.
"Yang paling penting, semua kembali normal. Pandemi ini harus usai lebih dulu," kata Joko Ribowo, pada Bola.net.
"Untuk rencana turnamen ini, jujur saja, saya belum tahu secara detail," sambungnya.
Menurut Joko, sebelum menggelar turnamen, semua harus bisa memastikan pandemi ini selesai dan aktivitas masyarakat kembali normal. Kiper berusia 31 tahun ini menyebut, jangan sampai ketika kondisi belum normal dan pandemi Corona belum sepenuhnya hilang, turnamen sudah digelar.
"Kita nggak boleh egois mementingkan sepak bola, sedangkan keselamatan publik masih terancam," tuturnya.
Sebelumnya, PSSI memastikan bahwa Bulan Maret, April, Mei, dan Juni merupakan status keadaan tertentu darurat bencana. Hal ini tak lepas dari merebaknya persebaran Virus Corona di Indonesia.
Dalam keputusan tersebut, PSSI menunda jadwal lanjutan kompetisi sampai 29 Mei 2020. Jika status darurat bencana tidak diperpanjang pemerintah, kompetisi akan dihelat mulai 1 Juli 2020.
Namun, jika pemerintah memperpanjang status darurat bencana, atau PSSI menganggap kondisi belum ideal, maka musim kompetisi ini akan dihentikan. Belakangan muncul rencana untuk menggelar turnamen jika kompetisi dihentikan secara permanen. Ada usulan turnamen ini dihelat pada September mendatang.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tetap Jaga Kondisi
Lebih lanjut, kendati belum bisa memastikan soal kelanjutan kompetisi musim ini, Jokri, sapaan karib Joko Ribowo, tetap menjaga kondisinya. Kiper asal Pati tersebut mengaku berlatih rutin tiap harinya.
"Saya berlatih penguatan sendiri di rumah, seperti latihan plank," papar Jokri.
Selain di rumah, Jokri pun berlatih di lapangan dekat rumahnya. Menurut eks kiper Arema FC ini, biasanya ia berlatih koordinasi juga jogging ringan di lapangan.
"Yang penting, meski ke lapangan, saya selalu mencoba menghindari kerumunan. Situasi sekarang kan belum memungkinkan berlatih seperti biasa," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
Turnamen Pengganti Kompetisi Diusulkan Tanpa Pemain Asing
Saat WFH, Kapten Bhayangkara FC Punya Partner Dalam Latihan
Usia Tak Lagi Muda, Hamka Hamzah Berniat Pensiun bersama Klub Ini
Ismed Sofyan Manfaatkan Waktu Libur untuk Silaturahmi
Medali Juara Piala Presiden 2018 Milik Bepe Terlelang Rp21 Juta
Pelatih Persik Harap Turnamen Pengganti Kompetisi Tak Sekadar Diikuti Tim Liga 1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Bola Indonesia 8 Juni 2026, 13:26
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34

















