Kisah Hargianto Lulus UN Dari Diklat Ragunan
Editor Bolanet | 14 Februari 2015 10:08
- Mantan pemain tim nasional Indonesia U-19, Muhammad Hargianto, bisa dikatakan tengah menikmati hasil kerja kerasnya. Yakni, dapat memperkuat Persebaya Surabaya, klub kontestan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015.
Hal tersebut, tentu membuat bangga Kepala Sekolah SMP/SMA Ragunan (Diklat Ragunan), Rasmadi. Dikatakannya, jika Hargianto merupakan salah satu mantan siswa didik yang masih diingatnya.
Sekalipun hampir tidak pernah mengikuti pelajaran di kelas, dilanjutkan Rasmadi, ternyata Hargianto mampu lulus Ujian Nasional (UN).
Dahulu, Hargianto terpaksa mengikuti UN susulan. Karena saat UN berlangsung, dia tengah melakukan serangkaian pertandingan di luar negeri. Lalu setelah pulang, saya tanya apakah dia sempat belajar menjelang ujian nasional atau belum, maka dijawab belum, kata Rasmadi.
Lalu, Hargianto mengungkapkan jika dirinya sudah berdoa waktu Umroh dengan Timnas. Kemudian saya bilang, mudah-mudahan Allah (SWT) membantu dan memberikan kamu pertolongan. Ternyata, sungguh mengejutkan, hasil UN-nya sangat tinggi atau di atas rata-rata teman-temannya, tuturnya.
Lebih jauh dikatakannya lagi, bukan hanya Hargianto yang jarang mengikuti kegiatan di kelas secara aktif. Melainkan, sangat banyak murid-muridnya yang lain. Meski belajar dalam kondisi lelah, bahkan kadang tertidur, namun angka kelulusan di Diklat Ragunan selalu 100 persen.
Masih diterangkannya, jika seseorang senang berolahraga, bisa dipastikan kalau orang yang bersangkutan memiliki intelegensia tinggi. Kemudian dikatakannya lagi, bahwa atlet yang belajar di SMP/SMA Diklat Ragunan memiliki konsekuensi yang sama. Yakni, mereka harus belajar seperti pelajar di sekolah lain.
Namun, jam belajar mereka berbeda. Mereka belajar mulai dari pukul 09.00 hingga 12.00. Bagi yang berada di luar negeri, mereka bisa belajar melalui alat komunikasi lainnya mulai pukul 13.00. Yang pasti kata Rasmadi, dia sama sekali tak mendapatkan kendala terhadap anak didiknya.
Para guru di sekolah Ragunan dibagi dalam tiga shift. Dengan gaji yang sama dengan guru di sekolah lain, mereka siap menjalankan tugasnya, pungkasnya. [initial]
(esa/mac)
Hal tersebut, tentu membuat bangga Kepala Sekolah SMP/SMA Ragunan (Diklat Ragunan), Rasmadi. Dikatakannya, jika Hargianto merupakan salah satu mantan siswa didik yang masih diingatnya.
Sekalipun hampir tidak pernah mengikuti pelajaran di kelas, dilanjutkan Rasmadi, ternyata Hargianto mampu lulus Ujian Nasional (UN).
Dahulu, Hargianto terpaksa mengikuti UN susulan. Karena saat UN berlangsung, dia tengah melakukan serangkaian pertandingan di luar negeri. Lalu setelah pulang, saya tanya apakah dia sempat belajar menjelang ujian nasional atau belum, maka dijawab belum, kata Rasmadi.
Lalu, Hargianto mengungkapkan jika dirinya sudah berdoa waktu Umroh dengan Timnas. Kemudian saya bilang, mudah-mudahan Allah (SWT) membantu dan memberikan kamu pertolongan. Ternyata, sungguh mengejutkan, hasil UN-nya sangat tinggi atau di atas rata-rata teman-temannya, tuturnya.
Lebih jauh dikatakannya lagi, bukan hanya Hargianto yang jarang mengikuti kegiatan di kelas secara aktif. Melainkan, sangat banyak murid-muridnya yang lain. Meski belajar dalam kondisi lelah, bahkan kadang tertidur, namun angka kelulusan di Diklat Ragunan selalu 100 persen.
Masih diterangkannya, jika seseorang senang berolahraga, bisa dipastikan kalau orang yang bersangkutan memiliki intelegensia tinggi. Kemudian dikatakannya lagi, bahwa atlet yang belajar di SMP/SMA Diklat Ragunan memiliki konsekuensi yang sama. Yakni, mereka harus belajar seperti pelajar di sekolah lain.
Namun, jam belajar mereka berbeda. Mereka belajar mulai dari pukul 09.00 hingga 12.00. Bagi yang berada di luar negeri, mereka bisa belajar melalui alat komunikasi lainnya mulai pukul 13.00. Yang pasti kata Rasmadi, dia sama sekali tak mendapatkan kendala terhadap anak didiknya.
Para guru di sekolah Ragunan dibagi dalam tiga shift. Dengan gaji yang sama dengan guru di sekolah lain, mereka siap menjalankan tugasnya, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persik 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:27
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












