Komdis PSSI Diskualifikasi PSS Sleman dan PSIS Semarang
Editor Bolanet | 29 Oktober 2014 00:26
- PSS Sleman dan PSIS Semarang akhirnya didiskualifikasi dari kompetisi Divisi Utama musim ini. Hal tersebut, akibat berperilaku buruk saat bertemu di Stadion Sasana Krida, Kompleks Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Minggu (26/10).
Laga tersebut, dimenangkan PSS Sleman dengan skor 3-2, akibat PSIS melakukan tiga gol bunuh diri.
Dua pemain PSIS, mencetak tiga gol bunuh diri, yaitu Fadly Manan pada menit ke-90 dan Koemadi menit ke-91 dan 90+3). Sedangkan dua gol PSIS, berasal dari bunuh diri pemain PSS, Hermawan menit ke-86 dan Agus Setiawan menit ke-88.
Dengan berat hati kami memutuskan utuk mendiskualifikasi mereka. Semua ini demi kejelasan kompetisi dan menjaga wibawa kompetisi itu sendiri, terang ketua Komisi Disiplin , Hinca Panjaitan.
Dilanjutkannya, bakal terus melakukan investigasi mendalam terkait insiden tersebut. Jika ternyata PSS dan PSIS terbukti mencederai semangat fair play sepak bola, keduanya akan mendapatkan hukuman tambahan. Bahkan, bisa didegradasi dari divisi utama.
Kurang lebih dua pekan kami akan melakukan investigasi menyeluruh. Saat ini, kedua tim sudah dipastikan gugur. Untuk pengganti mereka di semifinal silahkan tanyakan PT Liga (Indonesia) karena itu bukan wewenang kami, pungkasnya. (esa/dim)
Laga tersebut, dimenangkan PSS Sleman dengan skor 3-2, akibat PSIS melakukan tiga gol bunuh diri.
Dua pemain PSIS, mencetak tiga gol bunuh diri, yaitu Fadly Manan pada menit ke-90 dan Koemadi menit ke-91 dan 90+3). Sedangkan dua gol PSIS, berasal dari bunuh diri pemain PSS, Hermawan menit ke-86 dan Agus Setiawan menit ke-88.
Dengan berat hati kami memutuskan utuk mendiskualifikasi mereka. Semua ini demi kejelasan kompetisi dan menjaga wibawa kompetisi itu sendiri, terang ketua Komisi Disiplin , Hinca Panjaitan.
Dilanjutkannya, bakal terus melakukan investigasi mendalam terkait insiden tersebut. Jika ternyata PSS dan PSIS terbukti mencederai semangat fair play sepak bola, keduanya akan mendapatkan hukuman tambahan. Bahkan, bisa didegradasi dari divisi utama.
Kurang lebih dua pekan kami akan melakukan investigasi menyeluruh. Saat ini, kedua tim sudah dipastikan gugur. Untuk pengganti mereka di semifinal silahkan tanyakan PT Liga (Indonesia) karena itu bukan wewenang kami, pungkasnya. (esa/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 15:47
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
-
Manchester United Diam-diam Protes Jadwal Liga Inggris, Ada Masalah Apa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:46
-
Prediksi Athletic Club vs Barcelona 8 Maret 2026
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 21:36
-
Prediksi Newcastle vs Man City 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:21
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
-
Tempat Menonton Wolves vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:00













