Widodo C. Putro Bongkar Rahasia Kesuksesan Garudayaksa Juara Championship, Adu Penalti Sudah Dilatih Setiap Hari

Widodo C. Putro Bongkar Rahasia Kesuksesan Garudayaksa Juara Championship, Adu Penalti Sudah Dilatih Setiap Hari
Pelatih Garudayaksa FC, Widodo C Putro (c) Bola.net/Abdul Aziz

Bola.net - Pelatih Garudayaksa, Widodo Cahyono Putro mengaku bahagia setelah timnya keluar sebagai juara Championship 2025/26. Garudayaksa memastikan gelar usai mengalahkan PSS Sleman dengan skor 4-3 lewat adu penalti di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5).

Partai final berlangsung ketat sejak awal pertandingan. Kedua tim bermain imbang 2-2 hingga waktu normal berakhir sebelum pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan dan adu penalti.

Widodo menyebut keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi timnya. Namun, ia juga menilai PSS layak mendapatkan apresiasi atas perjuangan sepanjang pertandingan.

"Tentunya sangat gembira bagi kami. Tapi ini kita juga sama untuk PSS juga, kita juara bersama," ujar Widodo.

"Saya kira itu karena yang terutama di dalam sepak bola itu bukan kalah menangnya, tetapi kita menjadi saudara. Karena di mana kita membangun sepak bola, di situ ada persaudaraan supaya sepak bola kita tambah maju," katanya menambahkan.

Hubungan Baik Tetap Terjaga

Widodo berharap hubungan baik antarklub tetap terjaga setelah final selesai digelar. Ia juga berharap Garudayaksa maupun PSS bisa berkembang lebih baik pada musim berikutnya.

"Tentunya ke depan mudah-mudahan Garudayaksa dan PSS juga bisa berkembang lebih baik," ucap Wudodo.

Mengenai masa depannya bersama Garudayaksa, Widodo mengaku belum mengetahui keputusan selanjutnya. Ia menyebut pembahasan mengenai kelanjutan kerja sama masih akan dibicarakan bersama manajemen klub.

"Jadi saya belum tahu ke depannya. Kalau pondasi sih paling nanti terserah manajemen lah. Kalau lanjutannya bagaimana, nanti kita akan bicarakan lagi," tegasnya.

Puji Para Pemain

Widodo juga menyoroti penampilan para pemain Garudayaksa di partai final. Menurut dia, seluruh pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik sepanjang pertandingan.

"Saya pribadi sudah memprediksi di partai final ini tidak mudah dan bahkan akan terjadi penalti," tutur Widodo.

"Makanya setiap latihan begitu saya datang, setiap selesai latihan saya penalti. Saya menendang penalti."

Terbukti tadi pemain enjoy menendang penalti. Jadi sudah dipersiapkan," imbuh Widodo.