Komentar Pelatih Australia U-23 Usai Kalahkan Indonesia: Harusnya Menang Lebih Nyaman
Asad Arifin | 27 Oktober 2021 15:32
Bola.net - Pelatih timnas Australia U-23, Trevor Morgan, merasa anak asuhnya bisa menang lebih mudah atas Timnas Indonesia U-23 jika melihat catatan statistik usai laga. Namun, dia tetap memberikan apresiasi pada kinerja pasukannya.
Australia menang dengan skor 3-2 atas Timnas Indonesia U-23 pada laga Grup G Kualifikasi Piala Asia U-23 2022, Selasa (26/10/2021).
Australia U-23 tampil mengesankan sejak awal pertandingan melawan Timnas Indonesia U-23 di Republican Central Stadium, Dushanbe. Kejar-kejaran gol terjadi pada duel tersebut.
Australia U-23 lebih dulu unggul dua gol melalui Marc Tokich (53') dan Patrick Wood (59'). Namun, Timnas Indonesia U-23 berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Witan Sulaeman (68').
Harusnya Menang dengan Nyaman
Pada menit ke-77, Australia U-23 kembali menambah gol melalui Jacob Italiano. Timnas U-23 tak menyerah dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Taufik Hidayat (84'). Sayangnya, tak ada lagi gol tambahan dalam laga tersebut.
"Tingkat upaya dan komitmen para pemain sangat fantastis. Itu terus terjadi pada seluruh tim dan para pemain benar-benar ingin bermain untuk negara mereka," kata Trevor Morgan seperti dikutip situs resmi Federasi Sepak Bola Australia (FFA).
"Kami perlu memberikan mereka lebih banyak kesempatan untuk melakukannya. Statistik usai pertandingan menunjukkan, kami bisa memenangi pertandingan dengan lebih nyaman. Namun, kami masih harus fokus untuk pertandingan Jumat dan menunjukkan peningkatakan dalam laga nanti," tegas Trevor Morgan.
Kemenangan ini membuat Timnas Australia U-23 di atas angin. Pada laga kedua yang digelar Jumat (29/10/2021), Australia cukup mengincar hasil imbang melawan Timnas Indonesia U-23 untuk bisa lolos ke Piala Asia U-23 2022.
Disanjung Shin Tae-yong

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, tetap memuji penampilan anak asuhnya meskipun kalah 2-3 dari Australia. Menurut Shin Tae-yong, para pemainnya bermain tanpa lelah dan tak menyerah hingga akhir laga.
"Memang, Timnas Indonesia U-23 kalah 2-3 dan saya tidak begitu senang dengan hasil ini," kata Shin Tae-yong setelah pertandingan.
"Namun, saya ingin memuji para pemain Timnas Indonesia U-23 yang tidak menyerah sampai ahir meski kebobolan lebih dulu," ucap pelatih asal Korea Selatan itu.
Masih Ada Peluang
Timnas Indonesia U-23 sejatinya masih punya harapan untuk lolos ke Piala Asia U-23 2022. Syaratnya cukup mudah, namun butuh perjuangan.
Berdasarkan regulasi yang tertera di situs Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Kualifikasi Piala Asia U-23 tidak mengenal peraturan gol tandang. Dengan demikian, kebobolan berapapun asalkan selisihnya tidak lebih dari satu masih terbilang aman buat Timnas Indonesia U-23.
Andai Timnas Indonesia U-23 berhasil menang dengan selisih satu gol nanti, pertandingan bakal berlanjut ke babak adu penalti. Jadi, berapa pun skor kemenangan Timnas Indonesia U-23 melawan Australia U-23 nanti, bila hasilnya selisih satu gol maka harus dituntaskan melalui adu penalti.
Disadur dari Bola.com: Zulfirdaus Harahap/Rizki Hidayat, 27 Oktober 2021
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- 3 Wajah Baru di Timnas Indonesia U-23 yang Tampil Memikat Saat Berjumpa Australia
- Kalah dari Australia, Timnas Indonesia U-23 Dinilai Masih Dipengaruhi Skill Pemain
- Andai Indonesia U-23 Menang 1-0 atau 2-1 atas Australia di Leg Kedua, Siapakah yang Lolos?
- Shin Tae-yong Soroti Nyali Pemain Timnas Indonesia U-23, Ciut Dulu Sebelum Main Lawan Australia
- Ini Tiga Hal yang Bikin Timnas Indonesia U-23 Keok dari Australia U-23
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Kehilangan Arah Tanpa Luka Modric: Usia 40 Tahun, tapi Sangat Menentukan
Liga Italia 13 Januari 2026, 21:41
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









