Komisi Yudisial Pantau Pelanggaran Kode Etik di Praperadilan La Nyalla
Editor Bolanet | 13 April 2016 17:52
Komisi Yudisial terus mengamati dan mengikuti perkembangan kasus ini. Unit lapangan juga telah ditugasi untuk terus memonitor prosesnya, ujar Juru Bicara KY, Farid Wajdi, melalui Whatsapp Messenger pada .
Sebelumnya, proses dan putusan praperadilan Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti menjadi sorotan banyak pihak. Hal ini menyusul putusan Hakim Ferdinandus yang menerima proses praperadilan La Nyalla.Dengan keputusan ini, status tersangka yang disematkan pada La Nyalla dicabut.
Menurut Wajdi, jika memang ada bukti dugaan pelanggaran kode etik, KY akan melakukan kajian atas analisa tim pemantau persidangan. Selanjutnya, jika ada bukti dugaan pelanggaran kode etik, mereka akan membentuk Tim pemeriksa.
Kemudian, akan berlanjut ke pembentukan Tim Penanganan Lanjutan (TPL) -yang akan memeriksa saksi atau ahli, jika diperlukan. Kemudian, jika telah diputuskan dalam sidang pleno khusus, KY bisa memeriksa hakim, tutur mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah ini.
Sementara itu, Farid mengaku tak bisa mengomentari putusan praperadilan La Nyalla. Pasalnya, hal tersebut di luar wewenang Komisi Yudisial.
Putusan hakim bukan kewenangan KY. Ranah KY ada pada dugaan pelanggaran kode etik, tandasnya. [initial]
Baca Ini Juga:
- Imam Nahrawi Hormati Hasil Praperadilan La Nyalla
- Ihwal Praperadilan La Nyalla, Komisi Yudisial Temukan Sejumlah Hal
- Menangkan La Nyalla, Hakim Dianggap Tak Objektif
- Kejati Jatim Akan Terbitkan Sprindik Baru Untuk La Nyalla
- La Nyalla Bebas, PSSI Tunggu Janji Pemerintah Cabut Pembekuan
- Pintu Kemenpora Terbuka Bagi La Nyalla
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kejutan! La Nyalla Masuk Daftar Calon Ketua Umum PSSI
Bola Indonesia 2 Oktober 2019, 18:20
-
Kata La Nyalla, Penunjukan Gusti Randa jadi Ketua Umum Salahi Statuta PSSI
Bola Indonesia 21 Maret 2019, 15:12
-
PSSI Pastikan Bayar Utang ke La Nyalla Mattalitti
Bola Indonesia 1 November 2018, 20:59
-
PSSI Berkomitmen Bayar Hutang Pada La Nyalla
Bola Indonesia 8 Februari 2018, 21:23
LATEST UPDATE
-
Rekor Sempurna Arsenal Jadi Motivasi Hadapi Inter di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:23
-
Inter Milan vs Arsenal: Ketika 'Pedang Italia' Berhadapan dengan 'Perisai Inggris'
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:18
-
Jadwal Siaran Langsung Bodo/Glimt vs Man City Hari Ini, Live Gratis di SCTV!
Liga Champions 20 Januari 2026, 13:59
-
Link Live Streaming Proliga 2026 Matchweek 3 di Vidio Pekan Ini
Voli 20 Januari 2026, 13:43
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








