Kompetisi Liga 2 Mandek, Arema FC Enggan Jadi Kambing Hitam
Serafin Unus Pasi | 13 Januari 2023 17:44
Bola.net - Manajemen Arema FC angkat bicara soal banyaknya tudingan yang diarahkan kepada mereka terkait kondisi sepak bola Indonesia belakangan ini. Klub berlogo singa mengepal tersebut menyebut tak memiliki kewenangan soal keberlangsungan suatu kompetisi.
Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI), Tatang Dwi Arifianto, meminta maaf kepada semua pihak yang terimbas Tragedi Kanjuruhan. Namun, ia kembali menegaskan bahwa Arema FC tak berwenang menentukan keberlangsungan suatu kompetisi.
"Arema FC tak pernah berhenti meminta maaf kepada pihak-pihak yang secara langsung maupun tidak langsung terkena imbas dari musibah yang terjadi di Kanjuruhan," kata Tatang.
"Namun, Arema FC tidak memiliki kewenangan langsung terkait keputusan berlanjut atau tidaknya sebuah kompetisi," sambungnya.
Sebelumnya, muncul banyak suara miring dan tudingan yang diarahkan kepada Arema FC terkait mandeknya kompetisi Liga 2. Pihak yang menuding tersebut menyalahkan Arema karena menganggap mandeknya Liga 2 merupakan imbas Tragedi Kanjuruhan, yang terjadi usai laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya awal Oktober 2022 lalu.
Sebelumnya, Arema FC juga harus merasakan penolakan dari sejumlah pihak terkait pemilihan kandang mereka di putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023. Terakhir, mereka ditolak menggunakan Stadion Jatidiri Semarang sebagai kandang di sisa kompetisi musim ini.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Akui Sudah Berjuang
Tatang, dalam rilis manajemen Arema FC, menegaskan bahwa manajemen klub tersebut tak hanya diam berpangku tangan. Mereka, menurut pengakuannya, terus berjuang demi mendapatkan keadilan dan objektivitas pada proses hukum yang tengah dijalani.
"Atas nama klub Arema FC, terkait musibah Kanjuruhan kami memohon maaf," ucap Tatang.
"Kini, kami terus istikamah berjuang untuk mendapat keadilan juga obyektifnya jalannya proses hukum,” tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
Link Live Streaming PSS vs Borneo FC di BRI Super League
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 13:27
-
Hasil BRI Super League: Bhayangkara FC Ditahan PSM Makassar
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:09
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persija Taklukkan Persik Kediri 2-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:04
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







