Konvoi Aremania Dikhawatirkan Ganggu Ujian Nasional di Malang
Editor Bolanet | 4 April 2016 15:45
Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah menyimpan kekhawatiran para peserta Unas akan terganggu. Lantaran, setiap konvoi Aremania selama ini selalu diikuti kemacetan lalu lintas dan semua kalangan akan ikut turun jalan.
Mohon kebijakan beliau (Walikota Anton) untuk tidak konvoi dulu selama ujian nasional masih berjalan. Ditunda setelah Unas saja, kami mohon seperti itu, kata Zubaidah di Taman Malabar Kota Malang, Senin (4/4).
Zubaidah berharap memiliki kesempatan untuk membicarakan dengan Walikota. Pihaknya setuju dengan konvoi, tetapi hanya ingin suasana mendukung pelaksanaan ujian nasional yang masih berlangsung.
Namun Zubaidah buru-buru meluruskan, kalau konvoi Aremania tidak berpengaruh dengan hasil Unas. Karena anak didik dan semua pihak sudah menyiapkannya jauh-jauh hari.
Soal kesiapan relatif, ada tidaknya konvoi tidak terpengaruh. Hanya biar suasana kondusif saja, kata Zubaidah yang mengaku tengah menunggu kesempatan bicara langsung dengan Walikota Anton.
Sementara di tempat yang sama, Walikota Anton mengungkapkan rencananya yang akan mengarak trofi Bhayangkara Cup bersama Aremania keliling Kota Malang. Konvoi rencananya digelar Rabu (6/4), sambil menunggu kedatangan Aremania dan trofi dari Jakarta.
Konvoi, kata Anton merupakan bagian dari kecintaan masyarakat pada Arema, sehingga pihaknya juga akan memberikan kesempatan. Tetapi dirinya mengajak para peserta agar bisa belajar dari konvoi-konvoi sebelumnya.
Yang jelas pemkot akan memberikan ruang para Aremania untuk meluapkan kegembiraan. Terpenting semua bisa kondusif, katanya.
Pihaknya juga berencana menyiapkan titik-titik kegiatan yang mengajak merayakan kegembiraan melalui hiburan panggung. Sementara soal pengaruhnya dengan unas, Anton mengaku sedang mempertimbangkan agar situasinya bisa sama-sama berjalan kondusif.
Kita menyadari itu (ada ujian). Kan konvoi tidak saat ujian, kita harapkan tidak seperti itu (mengganggu), kata Anton yang mengaku baru menerima SMS dari Kadis Pendidikan, Zubaidah. (dar/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Soal Suporter Arema FC Away ke Kediri, Ini Tanggapan Ketum PSSI
Bola Indonesia 21 Juli 2023, 16:35
LATEST UPDATE
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







