Krisis Keuangan, Persema Belum Bentuk Kerangka Tim
Editor Bolanet | 10 Desember 2012 15:06
- Persiapan Persema Malang untuk mengarungi ketatnya persaingan musim depan masih belum menemui kejelasan. Hal ini imbas dari kondisi keuangan laskar Ken Arok yang masih terpuruk.
CEO Persema Didied Poernawan Affandy mengakui jika sampai saat ini kondisi finansial tim berjuluk Laskar Ken Arok itu masih belum jelas. Belum adanya investor yang bersedia untuk mendanai klub tersebut musim depan menjadi alasan dari krisis finansial yang melanda Persema.
Faktor finansial inilah yang menjadi alasan kami kenapa sampai sekarang belum ada persiapan sama sekali, bahkan pelatih Slave Radovski yang seharusnya sudah berada di Malang, sampai sekarang belum kami hubungi kembali, tegas Didied di Malang, Senin (10/12).
Selain belum bisa mendatangkan pelatih asal Makedonia itu, manajemen Persema juga belum berburu pemain untuk memperkuat tim tersebut musim depan. Hanya lima pemain yang sudah menandatangani pra kontrak dan beberapa pemain lama yang kontraknya berakhir 2013.
Pemain muda yang telah mengikat pra kontrak dengan manajemen Persema adalah Phandy Widiarto, Didik Ariyanto, Moneiga, Febry Wimba serta Syaiful Indra Cahya. Kelima pemain muda itu merupakan rekomendasi dari pelatih Slave Radovski.
Sementara pemain lama yang masa kontraknya berakhir tahun 2013 nanti adalah Irfan Bachdim, Nehemia Martin, Kim Jefry Kurniawan, dan Dio Permana.
Ia mengakui, belum hadirnya pelatih di Malang juga berdampak pada belum terbentuknya komposisi pemain untuk musim depan. Padahal, kick off kompetisi Indonesian Premier League (IPL) dimulai 9 Februari mendatang.
Dengan belum adanya pelatih dan komposisi pemain yang bakal memperkuat tim musim depan ini, katanya, secara otomatis persiapan Persema sangat mepet. Kita sekarang hanya punya waktu kurang dari dua bulan untuk mempersiapkan tim, sementara masih belum ada investor yang serius mengucurkan dananya untuk Persema, tegasnya.
Di samping persiapan tim yang belum jelas, susunan kepengurusan Persema musim depan juga masih belum jelas. Bahkan, pemain yang selama ini menghuni mes di Jalan Mojopahit juga tidak boleh lagi menempati gedung itu oleh Pemkot Malang karena mes tersebut merupakan aset pemkot. (ant/mac)
CEO Persema Didied Poernawan Affandy mengakui jika sampai saat ini kondisi finansial tim berjuluk Laskar Ken Arok itu masih belum jelas. Belum adanya investor yang bersedia untuk mendanai klub tersebut musim depan menjadi alasan dari krisis finansial yang melanda Persema.
Faktor finansial inilah yang menjadi alasan kami kenapa sampai sekarang belum ada persiapan sama sekali, bahkan pelatih Slave Radovski yang seharusnya sudah berada di Malang, sampai sekarang belum kami hubungi kembali, tegas Didied di Malang, Senin (10/12).
Selain belum bisa mendatangkan pelatih asal Makedonia itu, manajemen Persema juga belum berburu pemain untuk memperkuat tim tersebut musim depan. Hanya lima pemain yang sudah menandatangani pra kontrak dan beberapa pemain lama yang kontraknya berakhir 2013.
Pemain muda yang telah mengikat pra kontrak dengan manajemen Persema adalah Phandy Widiarto, Didik Ariyanto, Moneiga, Febry Wimba serta Syaiful Indra Cahya. Kelima pemain muda itu merupakan rekomendasi dari pelatih Slave Radovski.
Sementara pemain lama yang masa kontraknya berakhir tahun 2013 nanti adalah Irfan Bachdim, Nehemia Martin, Kim Jefry Kurniawan, dan Dio Permana.
Ia mengakui, belum hadirnya pelatih di Malang juga berdampak pada belum terbentuknya komposisi pemain untuk musim depan. Padahal, kick off kompetisi Indonesian Premier League (IPL) dimulai 9 Februari mendatang.
Dengan belum adanya pelatih dan komposisi pemain yang bakal memperkuat tim musim depan ini, katanya, secara otomatis persiapan Persema sangat mepet. Kita sekarang hanya punya waktu kurang dari dua bulan untuk mempersiapkan tim, sementara masih belum ada investor yang serius mengucurkan dananya untuk Persema, tegasnya.
Di samping persiapan tim yang belum jelas, susunan kepengurusan Persema musim depan juga masih belum jelas. Bahkan, pemain yang selama ini menghuni mes di Jalan Mojopahit juga tidak boleh lagi menempati gedung itu oleh Pemkot Malang karena mes tersebut merupakan aset pemkot. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persema Tetap Persiapkan Diri Sebaik Mungkin
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 16:27
-
Status Keanggotaan Dipulihkan, Persema Bersyukur
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 13:05
-
Persema Malang Harap Bisa Bermain di Naungan PSSI
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 23:18
-
Persema dan Persibo Lolos ke Divisi Utama?
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 22:44
-
Persema Optimistis Dipulihkan di Kongres PSSI
Bola Indonesia 5 Januari 2017, 15:54
LATEST UPDATE
-
Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
Liga Inggris 7 Juni 2026, 04:16
-
Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:54
-
Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:44
-
Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:23
-
Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:09
-
Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:50
-
Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:30
-
Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 01:59
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47




