Kritis, Persikota Bertekad Lanjutkan Kompetisi
Editor Bolanet | 1 Mei 2012 06:30
- Persikota Tangerang bertekad untuk bangkit dari kondisi kritis. Meski, terpaan krisis finansial belum juga berlalu. Persikota akhirnya memastikan tetap mengikuti kompetisi Divisi Utama musim 2011/2012 gelaran PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS).
Meski begitu, Persikota terancam sanksi akibat keputusan tidak bertanding melawan PSSB Bireun, Minggu (29/4), lalu.
Sekretaris Umum Persikota, Baihaki menegaskan timnya tetap akan menyelesaikan pertandingan. Minus laga kontra PSSB, klub kebanggaan Benteng Mania Fans Club tersebut masih menyisakan empat laga yang digelar di Stadion Badak, Pandeglang.
Kami tetap akan menyelesaikan sisa pertandingan. Untuk pertandingan melawan PSSB Bireun, kami sudah konfirmasikan dengan PT LPIS selaku pengelola liga. Kami akan mengajukan penjadwalan ulang pertandingan Persikota melawan PSSB Bireun, ungkap Baihaki kepada .
Selain jadwal ulang, kata Baihaki, Persikota juga meminta PT LPIS untuk segera mencairkan dana sharing dari konsorsium sebesar Rp250 juta yang belum diberikan hingga kini. Dana sharing rencananya digunakan untuk biaya operasional Tim Kuning Biru.
Dia kembali menuturkan, jajaran pengurus Ksatria Benteng sudah melakukan pertemuan dengan pemain maupun pelatih untuk memberi penjelasan terkait nasib Persikota di putaran kedua. Para pemain yang dilanda keresahan akibat tidak bermain di kandang PSSB Bireun akhirnya memahami keputusan manajemen.
Menurut Baihaki, Leo Saputan dan kawan-kawan siap bertempur di sisa pertandingan.
Kita tidak ada soal permasalahan terkait tim. Para pemain siap tampil lagi,” ungkap Baihaki.
Sementara itu, pelatih Persikota Agus Suryanto menambahkan, pihaknya mengakui sudah melakukan pertemuan dengan pengurus yang diwakili Sekretaris Umum Persikota, Baihaki dan Manajer Fadlin Akbar Senin (30/4) terang. Menurut Agus, intinya manajemen tetap bertanggungjawab kepada pemain.
Manajemen menjelaskan secara gamblang kalau keputusan Persikota tidak menjalani partai tandang melawan PSSB Bireun karena soal dana sponsor dan dana konsorsium yang belum cair. Para pemain bisa memahami keputusan tersebut dan akan tetap menjalankan pertandingan selanjutnya, katanya.
Walaupun, saya rasakan para pemain tentu kecewa karena sudah berlatih selama dua pekan untuk melawan PSSB Bireun, pungkas Agus Suryanto. (esa/dzi)
Meski begitu, Persikota terancam sanksi akibat keputusan tidak bertanding melawan PSSB Bireun, Minggu (29/4), lalu.
Sekretaris Umum Persikota, Baihaki menegaskan timnya tetap akan menyelesaikan pertandingan. Minus laga kontra PSSB, klub kebanggaan Benteng Mania Fans Club tersebut masih menyisakan empat laga yang digelar di Stadion Badak, Pandeglang.
Kami tetap akan menyelesaikan sisa pertandingan. Untuk pertandingan melawan PSSB Bireun, kami sudah konfirmasikan dengan PT LPIS selaku pengelola liga. Kami akan mengajukan penjadwalan ulang pertandingan Persikota melawan PSSB Bireun, ungkap Baihaki kepada .
Selain jadwal ulang, kata Baihaki, Persikota juga meminta PT LPIS untuk segera mencairkan dana sharing dari konsorsium sebesar Rp250 juta yang belum diberikan hingga kini. Dana sharing rencananya digunakan untuk biaya operasional Tim Kuning Biru.
Dia kembali menuturkan, jajaran pengurus Ksatria Benteng sudah melakukan pertemuan dengan pemain maupun pelatih untuk memberi penjelasan terkait nasib Persikota di putaran kedua. Para pemain yang dilanda keresahan akibat tidak bermain di kandang PSSB Bireun akhirnya memahami keputusan manajemen.
Menurut Baihaki, Leo Saputan dan kawan-kawan siap bertempur di sisa pertandingan.
Kita tidak ada soal permasalahan terkait tim. Para pemain siap tampil lagi,” ungkap Baihaki.
Sementara itu, pelatih Persikota Agus Suryanto menambahkan, pihaknya mengakui sudah melakukan pertemuan dengan pengurus yang diwakili Sekretaris Umum Persikota, Baihaki dan Manajer Fadlin Akbar Senin (30/4) terang. Menurut Agus, intinya manajemen tetap bertanggungjawab kepada pemain.
Manajemen menjelaskan secara gamblang kalau keputusan Persikota tidak menjalani partai tandang melawan PSSB Bireun karena soal dana sponsor dan dana konsorsium yang belum cair. Para pemain bisa memahami keputusan tersebut dan akan tetap menjalankan pertandingan selanjutnya, katanya.
Walaupun, saya rasakan para pemain tentu kecewa karena sudah berlatih selama dua pekan untuk melawan PSSB Bireun, pungkas Agus Suryanto. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Elkan Baggott, Pejuang di Lini Belakang Timnas Indonesia
Tim Nasional 10 Juni 2026, 09:06
-
Timnas Indonesia Naik 4 Peringkat FIFA Usai Taklukkan Oman dan Mozambik
Tim Nasional 10 Juni 2026, 08:55
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












