Kronologis Kasus yang Menimpa Marko Simic
Asad Arifin | 1 Maret 2019 14:56
Bola.net - - Marko Simic tersandung kasus dugaan pelecehan seksual di Australia. Bomber Persija Jakarta itu terpaksa menetap di Negeri Kanguru hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Kejadian itu terjadi di atas pesawat Garuda Indonesia ketika Persija akan menghadapi Newcastle Jets pada babak kualifikasi Liga Champions Asia (LCA) 2019, beberapa waktu lalu. Ketika tiba di Australia, paspor Simic ditahan petugas setempat.
"Sebetulnya tidak sejauh itu, banyak beredar di luar-luar pelecehannya seperti apa, tidak. Jadi pada penerbangan GA0741 (Garuda Indonesia) dari Bali ke Sydney dalam satu jam perjalanan. Silakan tanya ke Garuda apa masih dalam teritorial Indonesia. Simic duduk di kursi nomor 37 perempuan itu ada di 39," ujar Pengacara Persija, Gusti Randa.
"Row 37, 38, 39 memang sudah di-booking oleh Persija. Antara Simic dengan perempuan ini sudah saling kenal. Artinya kenal di atas pesawat. Bukan ujug-ujug tidak kenal," kata Gusti
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Pegangan Tangan
Marco Simic, seperti yang dituturkan oleh Gusti, kemudian memegang tangan wanita tersebut. Tidak terima, wanita itu melapor ke pramugara yang sedang bertugas di pesawat.
"Ada sedikit pegangan tangan, dipegang tangan perempun itu, lalu merasa tidak suka. Lalu dipegang lagi pahanya, lalu gak suka. Nah perempuan itu melaporkan kepada pramugara," tutur Gusti.
"Akhirnya, perempuan itu dipindahkan ke kursi no 21. Setelah itu sudah selesai masalahnya. Namun, perempuan itu merasa tidak safe takut digoda lagi, maka dia adukan kepada pramugara. Di dalam penerbangan itu ada beberapa tahapan peringatakan kepada penumpang. Disebut ada warning satu, warning dua. Kalau warning kedua tidak mau, akan diberikan final warning card," imbuhnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









