Kuasa Hukum: Komentar Apung Kritik Membangun Bagi PSSI
Editor Bolanet | 12 Februari 2014 18:14
- Komentar Apung Widadi -terkait penyalahgunaan dana Timnas U-19- dinilai bukan sebagai upaya menjatuhkan PSSI. Menurut Kuasa Hukum Apung, Muhnur Satyahaprahu SH, komentar pada salah satu grup diskusi di jejaring sosial Facebook tersebut justru merupakan sebuah kritik membangun bagi federasi sepakbola Indonesia itu.
Jika benar mereka mengirimkan somasi tersebut, ini adalah langkah yang kurang tepat, ujar Muhnur, Rabu (12/02).
Seharusnya, PSSI membuka seluas-luasnya informasi berkaitan dengan anggaran juga pendapatan -baik yang diterima dari sponsor maupun suporter, sambungnya.
Sebelumnya, Apung Widadi disomasi oleh PSSI. Hal ini buntut tulisan Apung di grup FDSI yang berbunyi, Kasihan ya timnas U-19, pendapatan dari hak siar SCTV senilai 16M diputar LNM untuk membiayai Persebaya palsu.
Melalui Direktur Direktorat Hukumnya, Aristo Pangaribuan, PSSI juga menyebut tulisan Apung tersebut tak benar. Mereka meminta Apung membuktikan kebenaran anggapannya tersebut.
Lebih lanjut, Muhnur menegaskan bahwa somasi PSSI pada kliennya tak layak. Pasalnya, kritikan Apung justru didasari keinginan PSSI bisa lebih baik ketimbang saat ini.
Saat ini, somasi menjadi harga murah di institusi yang korup. Kami menginginkan PSSI menjadi lembaga yang bersih, kredibel dan profesional, tandas Muhnur. (den/dzi)
Jika benar mereka mengirimkan somasi tersebut, ini adalah langkah yang kurang tepat, ujar Muhnur, Rabu (12/02).
Seharusnya, PSSI membuka seluas-luasnya informasi berkaitan dengan anggaran juga pendapatan -baik yang diterima dari sponsor maupun suporter, sambungnya.
Sebelumnya, Apung Widadi disomasi oleh PSSI. Hal ini buntut tulisan Apung di grup FDSI yang berbunyi, Kasihan ya timnas U-19, pendapatan dari hak siar SCTV senilai 16M diputar LNM untuk membiayai Persebaya palsu.
Melalui Direktur Direktorat Hukumnya, Aristo Pangaribuan, PSSI juga menyebut tulisan Apung tersebut tak benar. Mereka meminta Apung membuktikan kebenaran anggapannya tersebut.
Lebih lanjut, Muhnur menegaskan bahwa somasi PSSI pada kliennya tak layak. Pasalnya, kritikan Apung justru didasari keinginan PSSI bisa lebih baik ketimbang saat ini.
Saat ini, somasi menjadi harga murah di institusi yang korup. Kami menginginkan PSSI menjadi lembaga yang bersih, kredibel dan profesional, tandas Muhnur. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persebaya 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 18:51
LATEST UPDATE
-
Otomotif 23 Maret 2026, 00:20

-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Brasil di Goiania
Otomotif 23 Maret 2026, 00:19
-
Otomotif 22 Maret 2026, 23:26

-
Rapor Pemain Barcelona vs Rayo Vallecano: Untung Ada Joan Garcia
Liga Spanyol 22 Maret 2026, 22:40
-
Man of the Match Barcelona vs Rayo: Joan Garcia
Liga Spanyol 22 Maret 2026, 22:33
-
Live Streaming Arsenal vs Man City di Vidio, Hari Ini 22 Maret 2026
Liga Inggris 22 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28















