Kurnia Meiga Blunder, Joko Susilo Beri Pembelaan
Editor Bolanet | 10 September 2015 10:47
- Joko Susilo pasang badan ihwal blunder Kurnia Meiga yang berujung pada kegagalan Arema Cronus memenangi laga kontra PSGC Ciamis. Menurut Pelatih Arema Cronus ini, Meiga telah bermain bagus pada laga ini.
Meiga sudah bagus. Penalti ini bukan salah Meiga, ujar Gethuk, sapaan karib Joko.
Hasil ini adalah salah pelatih, sambungnya.
Sebelumnya, pada laga pamungkas mereka di Grup B Piala Presiden, Arema Cronus ditahan imbang oleh PSGC Ciamis. Pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (09/09), kedua tim berbagi angka 1-1.
Arema Cronus unggul dulu pada penghujung babak pertama melalui eksekusi penalti Samsul Arif. Sementara, PSGC sukses menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Osas Saha menjelang waktu normal laga berakhir.
Penalti bagi PSGC diberikan wasit Najamudin Aspiran menyusul pelanggaran Kurnia Meiga pada Didin Jahidin di kotak penalti Arema. Padahal, Meiga belum genap sepuluh menit bermain, usai masuk menggantikan I Made Wardhana*.
Sementara, menurut Gethuk, ia sengaja memberi kesempatan Meiga untuk come back pada laga tersebut. Menurutnya, usai absen lama, kiper berusia 25 tahun ini perlu main untuk mengembalikan feeling dan sentuhannya.
Tak ada masalah dengan hasil lawan PSGC. Yang penting, kami sudah lolos ke Delapan Besar, tandasnya.
*Berita ini telah disunting setelah sebelumnya terdapat kesalahan fakta. Atas kesalahan ini kami mohon maaf. (den/dzi)
Meiga sudah bagus. Penalti ini bukan salah Meiga, ujar Gethuk, sapaan karib Joko.
Hasil ini adalah salah pelatih, sambungnya.
Sebelumnya, pada laga pamungkas mereka di Grup B Piala Presiden, Arema Cronus ditahan imbang oleh PSGC Ciamis. Pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (09/09), kedua tim berbagi angka 1-1.
Arema Cronus unggul dulu pada penghujung babak pertama melalui eksekusi penalti Samsul Arif. Sementara, PSGC sukses menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Osas Saha menjelang waktu normal laga berakhir.
Penalti bagi PSGC diberikan wasit Najamudin Aspiran menyusul pelanggaran Kurnia Meiga pada Didin Jahidin di kotak penalti Arema. Padahal, Meiga belum genap sepuluh menit bermain, usai masuk menggantikan I Made Wardhana*.
Sementara, menurut Gethuk, ia sengaja memberi kesempatan Meiga untuk come back pada laga tersebut. Menurutnya, usai absen lama, kiper berusia 25 tahun ini perlu main untuk mengembalikan feeling dan sentuhannya.
Tak ada masalah dengan hasil lawan PSGC. Yang penting, kami sudah lolos ke Delapan Besar, tandasnya.
*Berita ini telah disunting setelah sebelumnya terdapat kesalahan fakta. Atas kesalahan ini kami mohon maaf. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ole Romeny dan Oxford United Degradasi Karena Ikut Piala Presiden 2025?
Liga Inggris 27 April 2026, 16:11
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















