La Nyalla: Bangsa Indonesia Yang Rugi Bila PSSI Disanksi FIFA
Editor Bolanet | 11 Mei 2015 19:18
- Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti menegaskan bahwa apabila benar sanksi dari FIFA turun kepada PSSI, maka yang akan dirugikan adalah bangsa Indonesia secara keseluruhan.
Seperti diketahui sebelumnya, FIFA mengirimkan surat peringatan yang ditujukan kepada Plt Sekjen PSSI, Azwan Karim dan ditanda tangani Sekjen FIFA, Jerome Valcke. Dalam surat tersebut, FIFA memberikan waktu hingga 29 Mei 2015 untuk menyelesaikan polemik sepakbola di Tanah Air.
Bila PSSI takut dengan ancaman itu, sebaliknya, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebelumnya justru mengaku tak takut dengan sanksi dari FIFA itu apabila memang membuat sepakbola Indonesia dapat berubah kondisinya.
Sangat salah jika berpikir seperti itu. Kalau Indonesia di-suspend, yang rugi itu adalah bangsa Indonesia. Kalau saya, secara pribadi tidak ada kaitannya. PSSI tidak bisa berhubungan dengan luar, tentu bukan PSSI yang rugi. Yang rugi, justru bangsa Indonesia, kata La Nyalla.
Bangsa Indonesia tidak bisa berperan di luar. Tidak bisa mendatangkan pemain asing, tidak bisa mendatangkan klub asing. Pemain-pemain Indonesia yang bagus tidak bisa dipakai sama dunia luar. Yang akan rugi, semuanya, sambungnya.
Karena itu, La Nalla menegaskan sangat takut jika sanksi FIFA benar-benar turun. Sebelum semua terjadi, La Nyalla kembali mengingatkan agar Menpora Imam Nahrawi segera mencabut pembekuan yang dilakukan terhadap PSSI. (esa/dzi)
Seperti diketahui sebelumnya, FIFA mengirimkan surat peringatan yang ditujukan kepada Plt Sekjen PSSI, Azwan Karim dan ditanda tangani Sekjen FIFA, Jerome Valcke. Dalam surat tersebut, FIFA memberikan waktu hingga 29 Mei 2015 untuk menyelesaikan polemik sepakbola di Tanah Air.
Bila PSSI takut dengan ancaman itu, sebaliknya, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebelumnya justru mengaku tak takut dengan sanksi dari FIFA itu apabila memang membuat sepakbola Indonesia dapat berubah kondisinya.
Sangat salah jika berpikir seperti itu. Kalau Indonesia di-suspend, yang rugi itu adalah bangsa Indonesia. Kalau saya, secara pribadi tidak ada kaitannya. PSSI tidak bisa berhubungan dengan luar, tentu bukan PSSI yang rugi. Yang rugi, justru bangsa Indonesia, kata La Nyalla.
Bangsa Indonesia tidak bisa berperan di luar. Tidak bisa mendatangkan pemain asing, tidak bisa mendatangkan klub asing. Pemain-pemain Indonesia yang bagus tidak bisa dipakai sama dunia luar. Yang akan rugi, semuanya, sambungnya.
Karena itu, La Nalla menegaskan sangat takut jika sanksi FIFA benar-benar turun. Sebelum semua terjadi, La Nyalla kembali mengingatkan agar Menpora Imam Nahrawi segera mencabut pembekuan yang dilakukan terhadap PSSI. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













