La Nyalla Sudah Miliki Gambaran Komite Gabungan
Editor Bolanet | 11 Juni 2012 22:35
- Ketua Umum PSSI versi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI), La Nyalla Mahmud Mattalitti mengungkapkan, jika pihaknya sudah memiliki kerangka Komite Gabungan/Joint Committee.
Pembentukan Komite Gabungan tersebut, sebenarnya merupakan solusi yang diberikan tim Task Force AFC agar antar pihak dan PT Liga Indonesia (PT LI) berdamai dan mencapai kesepakatan. Bahkan, pertemuan segi tiga tersebut, sudah berjalan sesuai rencana di Hotel JW Marriott, Kuala Lumpur, Malaysia, 7-9 Juni 2012.
Komite Gabungan, diterangkan La Nyalla, diminta Task Force AFC dan FIFA untuk mempersiapkan kompetisi baru di musim mendatang dan diperkuat adanya nota kesepahaman atau MoU.
Memang belum terbentuk secara utuh, namun gambarannya sudah terlihat dalam rapat Komite Eksekutif kami. Misalnya, Djamal Aziz didaulat menjadi Wakil Ketua. Sedangkan untuk anggota, yakni terdapat Joko Driyono, Hinca Panjaitan, dan Togar Manahan Nero, ujar La Nyalla kepada .
La Nyalla menyebutkan, Komite tersebut nantinya akan diisi oleh delapan yang berasal dari pihak PSSI dan KPSI/ISL. Kemudian, dilanjutkannya, secara bersama-sama dan dibantu AFC serta FIFA, akan meninjau statuta.
“Termasuk, meninjau masalah keorganisasian dan lain sebagainya,” terangnya.
Terpisah, CEO PT Liga Indonesia, Djoko Driyono ikut mengomentari tugas Komite Gabungan. Menurutnya, dua kubu yang dipersatukan Satgas AFC dan FIFA, seharusnya melampirkan nama-nama pihak yang diutus. Sebab, keputusan terkait pengesahan nama-nama tersebut, diutarakan Joko, akan dikeluarkan FIFA pada tanggal 15 Juni mendatang.
Setelah keluar, Komite Gabungan akan melakukan rapat untuk menentukan sejumlah rencana dari tanggal 15 Juni sampai 24 September, tuntas Djoko Driyono. (esa/dzi)
Pembentukan Komite Gabungan tersebut, sebenarnya merupakan solusi yang diberikan tim Task Force AFC agar antar pihak dan PT Liga Indonesia (PT LI) berdamai dan mencapai kesepakatan. Bahkan, pertemuan segi tiga tersebut, sudah berjalan sesuai rencana di Hotel JW Marriott, Kuala Lumpur, Malaysia, 7-9 Juni 2012.
Komite Gabungan, diterangkan La Nyalla, diminta Task Force AFC dan FIFA untuk mempersiapkan kompetisi baru di musim mendatang dan diperkuat adanya nota kesepahaman atau MoU.
Memang belum terbentuk secara utuh, namun gambarannya sudah terlihat dalam rapat Komite Eksekutif kami. Misalnya, Djamal Aziz didaulat menjadi Wakil Ketua. Sedangkan untuk anggota, yakni terdapat Joko Driyono, Hinca Panjaitan, dan Togar Manahan Nero, ujar La Nyalla kepada .
La Nyalla menyebutkan, Komite tersebut nantinya akan diisi oleh delapan yang berasal dari pihak PSSI dan KPSI/ISL. Kemudian, dilanjutkannya, secara bersama-sama dan dibantu AFC serta FIFA, akan meninjau statuta.
“Termasuk, meninjau masalah keorganisasian dan lain sebagainya,” terangnya.
Terpisah, CEO PT Liga Indonesia, Djoko Driyono ikut mengomentari tugas Komite Gabungan. Menurutnya, dua kubu yang dipersatukan Satgas AFC dan FIFA, seharusnya melampirkan nama-nama pihak yang diutus. Sebab, keputusan terkait pengesahan nama-nama tersebut, diutarakan Joko, akan dikeluarkan FIFA pada tanggal 15 Juni mendatang.
Setelah keluar, Komite Gabungan akan melakukan rapat untuk menentukan sejumlah rencana dari tanggal 15 Juni sampai 24 September, tuntas Djoko Driyono. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lolos ke Liga Champions Jadi Harga Mati bagi AC Milan
Liga Italia 6 Mei 2026, 00:47
-
Chelsea Cari Pelatih Permanen, Xavi Jadi Kandidat Kuat
Liga Inggris 6 Mei 2026, 00:30
-
13 Menit yang Mengguncang Manchester City
Liga Inggris 5 Mei 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18


















