La Nyalla: Usul Menpora Soal KLB PSSI Adalah Sesuatu Yang Naif
Editor Bolanet | 12 September 2015 13:59
- Rencana menjalankan Kongres Luar Biasa (KLB) dengan tujuan mencari kepengurusan baru Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terus dimatangkan oleh Tim Transisi yang dibentuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Hal tersebut, mendapatkan tanggapan sengit dari Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Matalitti. Menurutnya, usulan munculnya KLB menjadi sesuatu yang naif. Sebab, KLB hanya bisa muncul jika pengurus melakukan kesalahan fatal dan diajukan oleh anggota PSSI lainnya.
Mana bisa ada KLB tanpa ada votersnya, kata sosok yang terpilih dalam KLB PSSI di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/4) tersebut.
Hanya saja ditegaskannya, meskipun Menpora Imam Nahrawi terus memperlihatkan sikap tidak bijaksana, namun tetap berharap sepak bola dan suporter di Indonesia tak terpengaruh dengan kemelut yang berlangsung di tingkat elite.
Kondisi di Malang, menurutnya, mencerminkan semangat dan keinginan yang luar biasa untuk sepak bola kembali hidup dan berkembang. Malang menjadi salah satu tuan rumah penyisihan turnemen Piala Presiden 2015.
Alhamdulillah, saya lihat ternyata memang sepak bola masih ada di Indonesia dan di Malang. Sekalipun dizalimi Menpora Imam dan belakangan buntutnya malah mengarah ke kudeta pengurus PSSI, pungkasnya.[initial]
(esa/yp)
Hal tersebut, mendapatkan tanggapan sengit dari Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Matalitti. Menurutnya, usulan munculnya KLB menjadi sesuatu yang naif. Sebab, KLB hanya bisa muncul jika pengurus melakukan kesalahan fatal dan diajukan oleh anggota PSSI lainnya.
Mana bisa ada KLB tanpa ada votersnya, kata sosok yang terpilih dalam KLB PSSI di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/4) tersebut.
Hanya saja ditegaskannya, meskipun Menpora Imam Nahrawi terus memperlihatkan sikap tidak bijaksana, namun tetap berharap sepak bola dan suporter di Indonesia tak terpengaruh dengan kemelut yang berlangsung di tingkat elite.
Kondisi di Malang, menurutnya, mencerminkan semangat dan keinginan yang luar biasa untuk sepak bola kembali hidup dan berkembang. Malang menjadi salah satu tuan rumah penyisihan turnemen Piala Presiden 2015.
Alhamdulillah, saya lihat ternyata memang sepak bola masih ada di Indonesia dan di Malang. Sekalipun dizalimi Menpora Imam dan belakangan buntutnya malah mengarah ke kudeta pengurus PSSI, pungkasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal jadi Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti Legawa
Bola Indonesia 16 Februari 2023, 14:59 -
Kalahkan Ratu Tisha, Menpora dan Yunus Nusi Terpilih Sebagai Wakil Ketua Umum PSSI
Bola Indonesia 16 Februari 2023, 14:33
-
Berapa sih Gaji Ketua Umum PSSI?
Bola Indonesia 16 Februari 2023, 14:02
-
Menang Mutlak di KLB, Erick Thohir Ucapkan Terima Kasih ke Voters
Bola Indonesia 16 Februari 2023, 13:44
LATEST UPDATE
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











