Laga Pembuka, Persela Menang Mudah
Editor Bolanet | 27 September 2009 20:55
Persela yang tampil dengan kekuatan terbaik sebenarnya bisa menang dengan gol lebih banyak karena Arema yang hanya menurunkan pemain U-21 di turnamen ini, bermain buruk dan tidak mampu mengimbangi permainan tuan rumah.
Hampir sepanjang 90 menit, pertahanan Arema terus mendapat tekanan dari Persela yang mendapat dukungan dari sekitar 10 ribu penonton.
Zaenal Arif membuka pesta gol tuan rumah saat laga baru berjalan 13 menit dan Fabiano Beltrame menggandakan keunggulan di menit ke-39, meneruskan sepak pojok Martin Zada.
Tekanan Persela berlanjut di awal babak kedua, namun kiper Arema Aji Saka mampu mematahkan peluang gol dari Zada, Fabiano dan Samsul Arif. Begitu juga tendangan pemain pengganti Dicky Firasat juga berhasil ditangkap Aji Saka.
Mendapat tekanan bertubi-tubi, gawang Aji Saka akhirnya kembali bobol dengan dua gol yang hanya berselang satu menit, yakni melalui Martin Zada di menit ke-71 dan Varney Pas Boakay menit ke-72.
Ini merupakan gol pertama bagi kedua pemain asing baru Persela tersebut pada pertandingan resmi. Martin Zada dan Varney yang turun"full time, tampil lumayan bagus dan beberapa kali menciptakan peluang gol.
"Senang bisa mencetak gol dan musim ini saya ingin tampil lebih bagus dari sebelumnya," kata Varney yang musim lalu memperkuat klub Divisi Utama Persibo Bojonegoro.
Pemain asal Liberia ini baru bergabung dalam latihan resmi Persela pada Kamis (24/9), setelah hampir dua bulan pulang ke negaranya untuk mengurus visa kerja.
Pelatih Persela Widodo Cahyono Putro mengakui lawan yang dihadapi anak asuhnya kurang sepadan, tapi dia mengaku puas dengan permainan yang disuguhkan timnya.
"Memang lawan masih di bawah kita, tapi kerja sama dan proses terjadinya gol-gol ke gawang Arema, menjadi poin penting dari penampilan anak-anak," katanya.
Sementara itu, pelatih Arema Supriadi mengakui anak asuhnya kalah mental dan jam terbang dibanding Persela. Namun, ia cukup puas dengan perlawanan yang diberikan, meskipun harus kalah telak.
"Kami memang memberi kesempatan pemain muda untuk lebih banyak berlaga dan menambah pengalaman tanding. Memang permainan belum begitu maksimal, tapi sudah cukup lumayan," ujarnya. (ant/zul)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Gabung MU, Andrey Santos Tidak Sabar Disulap Tangan Dingin Carrick
Liga Inggris 14 Juli 2026, 09:30
-
Inggris vs Argentina: Adu Mental dan Ketahanan Menuju Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 09:13
-
Youri Tielemans Tes Medis di MU Hari Ini, Segera Diperkenalkan ke Publik
Liga Inggris 14 Juli 2026, 08:59
-
Prancis, Spanyol, dan Sebuah Hati yang Terbagi
Piala Dunia 14 Juli 2026, 08:29
-
Julian Alvarez, Bocah dari Calchin yang Tak Pernah Berhenti Mengejar Bola
Piala Dunia 14 Juli 2026, 07:05
-
Emiliano Martinez, Monster di Bawah Mistar Gawang Argentina
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:52
-
Jordan Pickford Sang Pengawal Mimpi Inggris
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:47
-
Unai Simon yang Membuat Spanyol Sulit Dibobol
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:42
-
Mike Maignan, Tembok Terakhir Prancis
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:16
-
Piala Dunia 2026: Duel Para Bintang Menuju Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 04:54
-
Lamine Yamal, Ulang Tahun Ke-19, dan Semifinal Kontra Prancis
Piala Dunia 14 Juli 2026, 04:26
-
Menanti Duel Pertama Lionel Messi Lawan Inggris
Piala Dunia 14 Juli 2026, 03:11
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


