Lagi-lagi Gagal Menang, Langkah Persis Solo Makin Berat
Editor Bolanet | 20 Agustus 2015 21:35
- Langkah Persis Solo untuk melaju ke babak selanjutnya di Piala Kemerdekaan semakin berat. Pasalnya pada pertandingan ketiga babak penyisihan grup C kontra Persinga Ngawi di Stadion Manahan, Solo, Kamis (20/8), Laskar Sambernyawa kembali gagal meraih kemenangan. Sempat unggul 2-0, tim kebanggaan suporter Pasoepati tersebut hanya mampu meraih hasil imbang 2-2.
Persis Solo sebenarnya unggul dua gol terlebih dahulu di babak pertama melalui Saddam Husain di menit ke 10 dan Dimas Galih pada menit ke 20. Namun anak asuh Aris Budi Sulistyo ini gagal mempertahankan keunggulan dua gol. Persinga yang tampil lebih ngotot justru mampu mengejar dua gol untuk mengagalkan kemenangan tuan rumah.
Dua gol balasan Laskar Alas Ketonggo dicetak oleh Ali Usman pada menit ke 24 setelah bola tangkapan kiper Agung Prasetyo muntah, Ali yang ada di depan gawang Persis Solo dengan sedikit sontekan mencocol bola ke gawang. Sementara gol kedua Persinga dilesakkan oleh Slamet Haryadi pada menit ke 73.
Kedudukan imbang membuat tensi pertandingan semakin meninggi. Kepemimpinan wasit Kangiadi asal Jawa Timur yang kurang tegas, sempat menimbulkan sedikit kericuhan di lapangan. Pada menit ke 83 laga sempat dihentikan sekitar 7 menit lantaran ofisial Persis melakukan protes keras. Mereka menganggap beberapa pelanggaran pemain Persinga di kotak penalti Persis Solo tidak digubris oleh wasit.
Pertandingan dilanjutkan setelah wasit kembali memasuki lapangan. Persis Solo yang ingin mengejar kemenangan terus mengepung pertahanan Persinga. Pada menit ke 88, aksi Ainudin Defira dari sisi kanan pertahanan Persinga membahayakan gawang. Akobatnya pemain bernomor punggung 9 tersebut harus dijatuhkan di kotak pinalti.
Namun sayang, eksekusi penalti yang dilakukan winger Persis, Andrid Wibowo gagal membuahkan gol, Kemenangan yang sudah didepan mata musnah, antaran bola hasil tendangannya membentur tiang gawang Persinga yang dijaga oleh Aditya Fajar.
Skor imbang 2-2 bertahan hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan. Hasil buruk tersebut membuat peluang Persis untuk lolos ke babak selanjutnya semakin berat karena baru mengoleksi dua poin. Sedangkan hasil ini membuat peluang Persinga semakin terbuka karena telah mengemas lima poin.
Pelatih Persis, Aris Budi Sulistyo mengakui permainan ngotot yang ditampilkan lawannya membuat timnya gagal meraih poin maksimal. Kepemimpinan wasit Kangiadi yang kurang tegas dalam mengambil keputusan, juga membuat timnya kurang beruntung.
Susunan pemain:
Persis Solo : Agung Prasetyo, Saddam Husain, Sofyan Efendy, Gusripen Efendi, Susanto, Qoiron Sandy, Abdi Gusti, Ainudin Defira, Akbar Riansyah, Johan Yoga, Dimas Galih.
Persinga Ngawi : Aditya Fajar, Slamet Sampurno, Andre Sitepu, Yano Mahendra, Bilal Syahri, Zamnur, Joko Tutuko, Haris Adi, Jefri Kurniawan, Ali Usman, Slamet Hariyadi. (ars/pra)
Persis Solo sebenarnya unggul dua gol terlebih dahulu di babak pertama melalui Saddam Husain di menit ke 10 dan Dimas Galih pada menit ke 20. Namun anak asuh Aris Budi Sulistyo ini gagal mempertahankan keunggulan dua gol. Persinga yang tampil lebih ngotot justru mampu mengejar dua gol untuk mengagalkan kemenangan tuan rumah.
Dua gol balasan Laskar Alas Ketonggo dicetak oleh Ali Usman pada menit ke 24 setelah bola tangkapan kiper Agung Prasetyo muntah, Ali yang ada di depan gawang Persis Solo dengan sedikit sontekan mencocol bola ke gawang. Sementara gol kedua Persinga dilesakkan oleh Slamet Haryadi pada menit ke 73.
Kedudukan imbang membuat tensi pertandingan semakin meninggi. Kepemimpinan wasit Kangiadi asal Jawa Timur yang kurang tegas, sempat menimbulkan sedikit kericuhan di lapangan. Pada menit ke 83 laga sempat dihentikan sekitar 7 menit lantaran ofisial Persis melakukan protes keras. Mereka menganggap beberapa pelanggaran pemain Persinga di kotak penalti Persis Solo tidak digubris oleh wasit.
Pertandingan dilanjutkan setelah wasit kembali memasuki lapangan. Persis Solo yang ingin mengejar kemenangan terus mengepung pertahanan Persinga. Pada menit ke 88, aksi Ainudin Defira dari sisi kanan pertahanan Persinga membahayakan gawang. Akobatnya pemain bernomor punggung 9 tersebut harus dijatuhkan di kotak pinalti.
Namun sayang, eksekusi penalti yang dilakukan winger Persis, Andrid Wibowo gagal membuahkan gol, Kemenangan yang sudah didepan mata musnah, antaran bola hasil tendangannya membentur tiang gawang Persinga yang dijaga oleh Aditya Fajar.
Skor imbang 2-2 bertahan hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan. Hasil buruk tersebut membuat peluang Persis untuk lolos ke babak selanjutnya semakin berat karena baru mengoleksi dua poin. Sedangkan hasil ini membuat peluang Persinga semakin terbuka karena telah mengemas lima poin.
Pelatih Persis, Aris Budi Sulistyo mengakui permainan ngotot yang ditampilkan lawannya membuat timnya gagal meraih poin maksimal. Kepemimpinan wasit Kangiadi yang kurang tegas dalam mengambil keputusan, juga membuat timnya kurang beruntung.
Susunan pemain:
Persis Solo : Agung Prasetyo, Saddam Husain, Sofyan Efendy, Gusripen Efendi, Susanto, Qoiron Sandy, Abdi Gusti, Ainudin Defira, Akbar Riansyah, Johan Yoga, Dimas Galih.
Persinga Ngawi : Aditya Fajar, Slamet Sampurno, Andre Sitepu, Yano Mahendra, Bilal Syahri, Zamnur, Joko Tutuko, Haris Adi, Jefri Kurniawan, Ali Usman, Slamet Hariyadi. (ars/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persis vs Persebaya: Tanpa Gol di Manahan
Bola Indonesia 9 Mei 2026, 21:11
-
Link Nonton Siaran Langsung Persis vs Persebaya Hari Ini
Bola Indonesia 9 Mei 2026, 10:26
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






