Lanjutan Liga 1 2020 Digelar, Arema FC Buka Opsi Pindah Kandang
Serafin Unus Pasi | 12 Juni 2020 17:31
Bola.net - Arema FC membuka peluang untuk pindah kandang pada lanjutan Shopee Liga 1 musim 2020. Hal tersebut tak lepas dari adanya protokol kesehatan yang mensyaratkan laga lanjutan kompetisi musim ini dihelat tanpa penonton.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Arema, Abdul Haris, menyebut bahwa pindah kandang ke Stadion Gajayana merupakan salah satu opsi bagi Arema pada lanjutan Shopee Liga 1 musim 2020. Pasalnya, dengan menggelar laga di Gajayana, ongkos penyelenggaraan pertandingan bisa lebih murah ketimbang di Kanjuruhan.
"Kami akan rapatkan mana opsi yang terbaik," kata Haris, pada Bola.net, Jumat (12/06).
"Dalam situasi seperti ini kan pertimbangan soal keuangan menjadi yang utama. Prinsipnya, kita sesuaikan dengan kondisi yang ada," sambungnya.
Sebelumnya, PSSI mengeluarkan rancangan protokol kesehatan yang akan diterapkan jika kompetisi digelar lagi. Protokol ini disusun oleh Ketua Tim Medis PSSI dr Syarif Alwi, Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri, dan beberapa orang lainnya.
Ada sejumlah hal yang tercantum dalam protokol tersebut. Salah satunya, protokol ini mengatur jumlah orang yang berada di stadion dalam pertandingan.
Dalam protokol tersebut disebutkan hanya ada 254 orang yang boleh berada di area stadion. 82 orang berada di zona satu, yaitu area lapangan, 100 orang berada di zona dua, yang meliputi tribune, dan 72 orang di zona tiga, yaitu area di luar stadion.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Cek Kondisi Gajayana
Lebih lanjut, Abdul Haris menyebut pihaknya juga akan mengecek kondisi Stadion Gajayana. Hal ini, akan dilakukan panpel jika nantinya disepakati bahwa laga kandang Arema pada musim 2020 dihelat di Stadion Gajayana.
"Kami akan cek kesiapan Gajayana, jika nantinya disepakati bahwa menggelar pertandingan di sana lebih hemat," ujar Haris.
"Selain melihat fasilitas, kami juga akan melihat kondisi rumput dan lampunya," ia menambahkan.
Lebih Mudah di Kanjuruhan
Sementara itu, kendati membuka opsi hijrah ke Gajayana, Haris mengaku bahwa lebih mudah bagi panpel Arema untuk memenuhi protokol kesehatan jika laga dihelat di Kanjuruhan. Pasalnya, secara sarana dan prasarana, Kanjuruhan lebih memadai ketimbang Gajayana.
"Dari pengalaman sejauh ini, di Kanjuruhan lebih memudahkan kami. Bahkan, jika diperlukan, untuk karantina pun sudah ada fasilitas di sana," ungkap Haris.
"Untuk parkir dan pengamanan pun lebih terlokalisir dan lebih enak. Untuk penyekatan suporter pun jauh lebih mudah di Kanjuruhan," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
Panpel Arema FC Siap Gelar Lanjutan Liga 1 2020 Sesuai Protokol Kesehatan
Mantan Bos Persija Kembali Beri Sumbangan di Tengah Pandemi, Termasuk untuk Wasit Liga 1
Kompetisi Segera Lanjut, Jadwal Latihan Persija Masih Gelap
Lanjutan Liga 1 2020 Tanpa Penonton, Arema FC Berpotensi Kehilangan Miliaran Rupiah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














