Lapangan Karebosi Tak Terawat Membuat Petar Berang
Editor Bolanet | 3 Oktober 2012 23:00
- Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt, sepertinya tidak lama lagi akan segera menggelar latihan perdananya setelah masalah kontrak pemain selesai. Pelatih berkebangsaan Kroasia itu sudah meninjau sarana latihan tim, yaitu Lapangan Karebosi.
Tapi, Petar kecewa melihat kondisi Lapangan Karebosi yang tidak terawat. Ia mengeluhkan kondisi tanah yang keras akibat musim kemarau dan itu tidak bagus dipakai latihan.
“Hari ini saya mengunjungi Karebosi dan kecewa melihat kondisinya. Kondisinya buruk, tanah keras dan tidak cocok untuk memulai latihan di sana. Bisa berbahaya bagi otot pemain, apalagi mereka sudah lama tidak latihan,” jelas Petar.
“Saya sudah sampaikan sejak Agustus bahwa kita akan segera mulai latihan. Harusnya sudah ada yang merawat lapangan tersebut, tapi ternyata dibiarkan saja. Sekarang sudah Oktober dan sudah mendekati saat latihan, tapi belum ada yang peduli dan bergerak untuk merawatnya,” ungkap pelatih berusia 46 tahun itu.
Menurut Petar, lapangan membutuhkan banyak air, apalagi di musim kemarau seperti sekarang ini. Selain itu, harus diistirahatkan sampai tim memulai latihan.
Sayangnya, tidak ada yang melakukan perawatan dengan rutin menyiram lapangan tersebut. Selain itu, lapangan tersebut setiap sore sering dimanfaatkan masyarakat untuk bermain bola, sehingga merusak rumput dan struktur tanah di sana.
Petar menganggap pihak manajemen PSM, di bawah PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PT PSM), harus bertanggung jawab menemukan solusi untuk tempat latihan. Saya harap kita bisa memperbaiki semua, termasuk lapangan sebelum memulai latihan,” ujarnya.
Keluhan Petar bukan sekali ini saja. Saat kota Makassar di guyur hujan, air menggenangi permukaan lapangan dan mengharuskan latihan urung digelar. Musim hujan berakhir, kondisi tanah lapangan milik masyarakat Makassar ini kembali dipermasalahkan karena dianggap tidak rata dan keras. Ini tentu tidak baik untuk pemain, ucapnya. (nda/dzi)
Tapi, Petar kecewa melihat kondisi Lapangan Karebosi yang tidak terawat. Ia mengeluhkan kondisi tanah yang keras akibat musim kemarau dan itu tidak bagus dipakai latihan.
“Hari ini saya mengunjungi Karebosi dan kecewa melihat kondisinya. Kondisinya buruk, tanah keras dan tidak cocok untuk memulai latihan di sana. Bisa berbahaya bagi otot pemain, apalagi mereka sudah lama tidak latihan,” jelas Petar.
“Saya sudah sampaikan sejak Agustus bahwa kita akan segera mulai latihan. Harusnya sudah ada yang merawat lapangan tersebut, tapi ternyata dibiarkan saja. Sekarang sudah Oktober dan sudah mendekati saat latihan, tapi belum ada yang peduli dan bergerak untuk merawatnya,” ungkap pelatih berusia 46 tahun itu.
Menurut Petar, lapangan membutuhkan banyak air, apalagi di musim kemarau seperti sekarang ini. Selain itu, harus diistirahatkan sampai tim memulai latihan.
Sayangnya, tidak ada yang melakukan perawatan dengan rutin menyiram lapangan tersebut. Selain itu, lapangan tersebut setiap sore sering dimanfaatkan masyarakat untuk bermain bola, sehingga merusak rumput dan struktur tanah di sana.
Petar menganggap pihak manajemen PSM, di bawah PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PT PSM), harus bertanggung jawab menemukan solusi untuk tempat latihan. Saya harap kita bisa memperbaiki semua, termasuk lapangan sebelum memulai latihan,” ujarnya.
Keluhan Petar bukan sekali ini saja. Saat kota Makassar di guyur hujan, air menggenangi permukaan lapangan dan mengharuskan latihan urung digelar. Musim hujan berakhir, kondisi tanah lapangan milik masyarakat Makassar ini kembali dipermasalahkan karena dianggap tidak rata dan keras. Ini tentu tidak baik untuk pemain, ucapnya. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menunggu Uangnya, Petar Masih Tertahan di Makassar
Bola Indonesia 24 Juni 2013, 17:12
-
Petar Segrt Gelar Perpisahan di Warung Coto
Bolatainment 23 Juni 2013, 18:55
-
Say Good Bye, Petar Ingin Traktir Pemain Coto Makassar
Bolatainment 17 Juni 2013, 18:30
-
Carlos de Mello Gantikan Petar Tangani PSM?
Bola Indonesia 15 Juni 2013, 14:20
-
Petar Nonton Laga Persebaya vs PSM di Kafe
Bola Indonesia 13 Juni 2013, 18:56
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



