Lawan Arema, Titik Balik Kebangkitan Andik Vermansah
Editor Bolanet | 7 Juli 2014 06:30
- Mantan pemain Persebaya 1927 yang kini memperkuat Selangor FA, Andik Vermansah mengaku sempat kehilangan semangat dan percaya diri karena tak kunjung masuk tim utama. Andik baru mendapat kesempatan di ajang AFC Cup kontra Arema Cronus.
Andik mengaku datang ke Selangor dalam kondisi cedera usai membela Tim Nasional (Timnas) U-23 di ajang SEA Games 2013. Tak tanggung-tanggung, Andik menderita dua cedera sekaligus, yakni engkel dan hamstring.
Mental saya hampir jatuh. Empat pertandingan pertama, saya hampir tak main. Main hanya tiga empat menit karena cedera, ujar Andik.
Kondisi ini membuat Andik sempat berpikir bahwa kariernya akan habis karena cedera. Namun ia segera menghapus anggapan itu. Andik pun bangkit. 'Wah masa saya sudah habis?' Saya masih tak percaya. Saya bekerja keras. Saya berlatih sendiri, sambungnya.
Usaha keras Andik akhirnya berbuah manis. Ia mendapat kepercayaan dari Mehmed Durakovic untuk tampil sebagai starter. Alhamdulillah ada kesempatan waktu lawan Arema di AFC Cup. Semenjak itu saya selalu (pemain) inti sampai pertandingan terakhir, terangnya.
Sejak menjadi langganan starter, Andik selalu memanjakan striker Paulo Rangel dengan umpan-umpan matang. Total sembilan assist yang ia cetak selama membela Raksasa Merah. Sayang ia gagal mempersembahkan gelar juara Malaysia Super League (MSL) di musim pertamanya di Malaysia (faw/dzi)
Andik mengaku datang ke Selangor dalam kondisi cedera usai membela Tim Nasional (Timnas) U-23 di ajang SEA Games 2013. Tak tanggung-tanggung, Andik menderita dua cedera sekaligus, yakni engkel dan hamstring.
Mental saya hampir jatuh. Empat pertandingan pertama, saya hampir tak main. Main hanya tiga empat menit karena cedera, ujar Andik.
Kondisi ini membuat Andik sempat berpikir bahwa kariernya akan habis karena cedera. Namun ia segera menghapus anggapan itu. Andik pun bangkit. 'Wah masa saya sudah habis?' Saya masih tak percaya. Saya bekerja keras. Saya berlatih sendiri, sambungnya.
Usaha keras Andik akhirnya berbuah manis. Ia mendapat kepercayaan dari Mehmed Durakovic untuk tampil sebagai starter. Alhamdulillah ada kesempatan waktu lawan Arema di AFC Cup. Semenjak itu saya selalu (pemain) inti sampai pertandingan terakhir, terangnya.
Sejak menjadi langganan starter, Andik selalu memanjakan striker Paulo Rangel dengan umpan-umpan matang. Total sembilan assist yang ia cetak selama membela Raksasa Merah. Sayang ia gagal mempersembahkan gelar juara Malaysia Super League (MSL) di musim pertamanya di Malaysia (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Punya Shin Tae-yong, Timnas Indonesia Punya Peluang Besar Juara Piala AFF 2022
Tim Nasional 13 Desember 2022, 07:51
-
Para Wonderkid Timnas Indonesia Cetakan SEA Games: Ada Bambang Pamungkas!
Tim Nasional 20 April 2022, 17:27
-
Sebelum Pratama Arhan, 5 Pemain Asal Indonesia Ini Gagal Bergabung Klub Liga Jepang
Bola Indonesia 18 Februari 2022, 14:11
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














