Lawan Persiram, Rudi Siapkan Strategi Khusus
Editor Bolanet | 23 Februari 2014 18:26
- PSM Makassar dalam kondisi on fire untuk menghadapi Raja Ampat di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), nanti malam, Minggu (23/2/2014). Tim Ayam Jantan dari Timur bertekad untuk mengulang kemenangan seperti saat membungkam Persiba Bantul dengan skor telak 4-0, Selasa (19/2) lalu.
Apalagi, PSM tampil dengan kekuatan full setelah kembalinya Syamsul Chaeruddin. Mario Costas juga sudah pulih dari cedera dan siap dimainkan melawan tim asal Papua Barat tersebut.
Hal ini melegakan pelatih kepala PSM Rudy William Keltjes. Apalagi, Rudi mengaku sedikit banyak sudah mengetahui kekuatan calon lawannya itu.
Maklum, Rudi sudah memantau langsung kekuatan Persiram kala melawan Persebaya Surabaya beberapa waktu lalu. Ia pun mengaku akan menyiapkan strategi khusus untuk meredam perlawanan Ortizan Salossa dkk.
Rudi juga mengungkapkan bahwa dia masih akan menggunakan skema permainan hampir sama saat melawan Persiba Bantul. Kita tetap andalkan striker tunggal di depan dan didukung second striker, katanya.
Mantan pelatih Persebaya Surabaya ini berharap banyak pada gelandang pekerja seperti Syamsul Chaeruddin dan Kurniawan Karman untuk mencari bola di tengah. Syamsul dan Kurniawan diharapkan bisa menjadi mendobrak pergerakan lawan.
Khusus Kurniawan, saya harapkan dia mampu melakukan gerakan tanpa bola yang lebih baik dari kemarin. Karena gerakan tanpa bola itu bisa memecahkan konsentrasi lawan dan serangan bisa lebih efektif, sebut Rudy.
Kemudian menyuplainya kepada Ponaryo Astaman dan Robertino Pugliara. Pertimbangan Rudy, karena kedua pemain ini mempunyai pembagian bola yang sangat baik. (nda/hsw)
Apalagi, PSM tampil dengan kekuatan full setelah kembalinya Syamsul Chaeruddin. Mario Costas juga sudah pulih dari cedera dan siap dimainkan melawan tim asal Papua Barat tersebut.
Hal ini melegakan pelatih kepala PSM Rudy William Keltjes. Apalagi, Rudi mengaku sedikit banyak sudah mengetahui kekuatan calon lawannya itu.
Maklum, Rudi sudah memantau langsung kekuatan Persiram kala melawan Persebaya Surabaya beberapa waktu lalu. Ia pun mengaku akan menyiapkan strategi khusus untuk meredam perlawanan Ortizan Salossa dkk.
Rudi juga mengungkapkan bahwa dia masih akan menggunakan skema permainan hampir sama saat melawan Persiba Bantul. Kita tetap andalkan striker tunggal di depan dan didukung second striker, katanya.
Mantan pelatih Persebaya Surabaya ini berharap banyak pada gelandang pekerja seperti Syamsul Chaeruddin dan Kurniawan Karman untuk mencari bola di tengah. Syamsul dan Kurniawan diharapkan bisa menjadi mendobrak pergerakan lawan.
Khusus Kurniawan, saya harapkan dia mampu melakukan gerakan tanpa bola yang lebih baik dari kemarin. Karena gerakan tanpa bola itu bisa memecahkan konsentrasi lawan dan serangan bisa lebih efektif, sebut Rudy.
Kemudian menyuplainya kepada Ponaryo Astaman dan Robertino Pugliara. Pertimbangan Rudy, karena kedua pemain ini mempunyai pembagian bola yang sangat baik. (nda/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming PSM vs Persib - Pekan 33 BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 12:35
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 17 Mei 2026
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 09:09
LATEST UPDATE
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












