Liestiadi Sebut Greg Jadi Mimpi Buruk Persiba
Editor Bolanet | 8 Juni 2014 18:59
- Surabaya - Ketakutan pelatih Persiba Balikpapan, atas kapten Persebaya Greg Nwokolo akhirnya menjadi kenyataan. Greg seolah menjadi mimpi buruk bagi Persiba setelah mencetak hattrick dan membawa Persebaya menang telak 4-0, Minggu (8/6) sore.
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) ini, Greg Nwokolo mencetak hattrick pada menit ke-17, 63 dan 68. Sedangkan sebiji gol lainnya diceploskan Emmanuel Kenmogne pada menit ke-54. Itu adalah gol kesembilan Greg dan ke-13 bagi Pacho Kenmogne sepanjang musim ini.
Secara kelas, terus terang tim saya kalah. Yang membuat perbedaan kelas antara kami dengan Persebaya hanya seorang Greg. Greg pemain bola pintar. Chemistry dia dengan Pacho sangat bagus, sebut Liestiadi dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
Pada muka pertandingan, strategi Persiba untuk menguasai lini tengah sejak menit awal terbukti efektif di muka pertandingan. Berulang kali tim Beruang Madu merepotkan pertahanan Persebaya dari kreasi para gelandangnya, seperti Patrice Nzekou, M.Kamri dan M.Bachtiar. Tapi gol Greg di menit ke-17 lah yang membuyarkannya.
Sebelum terjadinya gol Greg, kami bisa mengimbangi Persebaya. Tapi setelah gol Greg, otomatis pemain saya drop secara mental. Kombinasi play mereka di sekitar kotak penalti sangat terencana, lanjut mantan asisten pelatih di Arema Cronus dan PSM Makassar ini.
Liestiadi menerangkan, meski kalah telak, ia tak mau menerapkan strategi bertahan atau parkir bus. Saya mau sepakbola berani. Kami boleh kalah lawan Persebaya, tapi lawan PSM harus menang, pungkas Liestiadi. (bola/faw)
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) ini, Greg Nwokolo mencetak hattrick pada menit ke-17, 63 dan 68. Sedangkan sebiji gol lainnya diceploskan Emmanuel Kenmogne pada menit ke-54. Itu adalah gol kesembilan Greg dan ke-13 bagi Pacho Kenmogne sepanjang musim ini.
Secara kelas, terus terang tim saya kalah. Yang membuat perbedaan kelas antara kami dengan Persebaya hanya seorang Greg. Greg pemain bola pintar. Chemistry dia dengan Pacho sangat bagus, sebut Liestiadi dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
Pada muka pertandingan, strategi Persiba untuk menguasai lini tengah sejak menit awal terbukti efektif di muka pertandingan. Berulang kali tim Beruang Madu merepotkan pertahanan Persebaya dari kreasi para gelandangnya, seperti Patrice Nzekou, M.Kamri dan M.Bachtiar. Tapi gol Greg di menit ke-17 lah yang membuyarkannya.
Sebelum terjadinya gol Greg, kami bisa mengimbangi Persebaya. Tapi setelah gol Greg, otomatis pemain saya drop secara mental. Kombinasi play mereka di sekitar kotak penalti sangat terencana, lanjut mantan asisten pelatih di Arema Cronus dan PSM Makassar ini.
Liestiadi menerangkan, meski kalah telak, ia tak mau menerapkan strategi bertahan atau parkir bus. Saya mau sepakbola berani. Kami boleh kalah lawan Persebaya, tapi lawan PSM harus menang, pungkas Liestiadi. (bola/faw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persik 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:27
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











