Liga 1 Mati Suri, Indonesia Justru Jadi Eksportir Pemain
Richard Andreas | 4 Februari 2021 12:30
Bola.net - Kompetisi sepak bola Indonesia benar-benar dihantam telak oleh pandemi COVID-19. Terakhir pertandingan bergulir pada Maret 2020 lalu dan masih belum kembali sampai sekarang.
Alhasil, ada beberapa pemain yang memilih pergi dari Indonesia untuk menyelamatkan karier. Bukan hanya pemain asing, sejumlah pemain Indonesia pun turut menyelamatkan kariernya dengan menjajal kompetisi luar negeri.
Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang luar biasa, termasuk kepada sepak bola Indonesia. Kompetisi sepak bola profesional berhenti sejak Maret 2020, Timnas Indonesia, terutama kategori usia, hanya bisa menjalani pemusatan latihan dan laga uji coba, tanpa mengikuti kejuaraan internasional yang semuanya dibatalkan.
Timnas Indonesia U-19 sempat berpergian ke Kroasia dan Spanyol untuk menjalani pemusatan latihan. Tim Garuda Muda menjalani rangkaian uji coba di Kroasia, tapi tidak ketika menjalani pemusatan latihan di Spanyol lantaran angka kasus pandemi COVID-19 di Negeri Matador itu kembali meningkat.
Kompetisi sepak bola Indonesia yang terhenti pada Maret 2020 sempat direncanakan kembali bergulir pada 1 Oktober 2020. Namun, dua hari sebelum tanggal kick-off lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2020 itu, tiba-tiba kepolisian tidak memberikan izin kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru untuk menggelar kompetisi dengan alasan angka kasus COVID-19 masih tinggi.
Bagi para pelaku sepak bola, keputusan ini jelas sangat merugikan. Ketika kompetisi sepak bola di Eropa sudah bergulir dengan protokol kesehatan yang ketat, dan ketika negara-negara tetangga Indonesia, seperti Thailand, sudah menggelar lagi kompetisi mereka, Indonesia justru tak bisa melakukannya, bahkan hingga 2020 berakhir.
Dalam masa tunggu mengenai kepastian kelanjutan kompetisi, yang pada akhirnya memang dibatalkan, sejumlah pemain Indonesia mulai mencari peluang bermain di luar negeri. Klub-klub Liga 1 ramai-ramai berkomitmen tidak akan menghalangi para pemainnya jika memang mendapatkan tawaran untuk bermain di luar negeri.
Cara meminjamkan pemain ke klub luar negeri ketika kompetisi Liga 1 tidak jelas nasibnya memang merupakan solusi yang sangat bagus. Klub tidak perlu repot membayarkan gaji pemainnya, dan tetap bisa memilikinya ketika nanti kompetisi kembali bergulir.
Ryuji Utomo menjadi pemain Indonesia pertama yang akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran dari klub luar negeri, yaitu Penang FC. Bek Persija Jakarta itu resmi dipinjamkan pada Desember 2020 ke tim yang baru promosi ke kasta tertinggi sepak bola Malaysia itu untuk mengarungi Malaysia Super League 2021.
"Ryuji Utomo, Sang Pahlawan dari Seberang," bunyi keterangan dari Penang FA pada 6 Desember 2020.
"Setelah menandatangani pemain bertahan dari Indonesia, Ryuji Utomo, Penang FA bakal mengumumkan seorang lagi pemain impor untuk mengisi kuota Asia sebentar lagi," tutup pernyataan tersebut.
Langkah Ryuji Utomo Diikuti
Langkah Ryuji Utomo terbang ke Malaysia dan bergabung bersama Penang FC tampaknya menjadi motivasi yang bagus bagi pemain muda Indonesia lainnya untuk melakukan hal yang sama.
Ketimbang tetap di Indonesia dan tidak mendapatkan kejelasan tentang kompetisi, apalagi gaji pun dipotong hingga hanya menerima 25 persen, pergi ke luar negeri menjadi solusi yang bagus.
Akhirnya Todd Rivaldo Ferre menyusul langkah Ryuji Utomo dengan bergabung bersama klub Thailand, Lampang FC. Persipura Jayapura rela melepas pemain muda penuh potensi itu karena memikirkan masa depan sang pemain itu sendiri.
Selain bisa menambah pengalaman dan jam terbang, Persipura menyadari bahwa kepindahan Todd Rivaldo Ferre sebagai pemain pinjaman akan mendatangkan pendapatan bagi sang pemain.
"Dalam kondisi pandemi corona ini juga berpengaruh terhadap ekonomi, khususnya pendapatan, jadi ini sekaligus berkat juga buat pemain kita," tulis Persipura dalam pernyataannya saat itu.
Kemudian ada Bagus Kahfi yang bergabung bersama klub Belanda, FC Utrecht. Meski sempat diwarnai polemik antara FC Utrecht, Barito Putera sebagai pemilik, dan Garuda Select, akhirnya Barito Putera ikhlas melepas Bagus Kahfi terbang ke Belanda.
Hal serupa juga dilakukan oleh rekan setim Bagus Kahfi sejak di Timnas Indonesia U-16, Brylian Aldama. Gelandang Timnas Indonesia yang sempat mengikuti program Garuda Select bersama bagus Kahfi itu bergabung bersama klub Kroasia, HNK Rijeka.
Kompetisi 2021 Belum Jelas, Gelombang Pemain ke Luar Negeri Bertambah
Tahun berganti menjadi 2021 tapi PSSI dan PT LIB tak bisa langsung menetapkan nasib kompetisi. Madura United dan Persipura Jayapura menyatakan bubar. Akhirnya setelah melalui pertemuan antara pemilik klub dan PT LIB, tercetuslah usulan agar kompetisi 2020 dibatalkan dan langsung mempersiapkan musim 2021.
PSSI pun mengambil keputusan tersebut melalui rapat Exco. Namun, klub tetap tidak mendapatkan kepastian mengenai kapan kompetisi 2021 akan bergulir. Banyak yang menganggap waktu ideal kompetisi dimulai adalah setelah Hari Raya Idulfitri 2021, agar kompetisi tidak terpotong lagi oleh Ramadan dan momen Lebaran.
Masih cukup lama hingga kompetisi tersebut bisa bergulir, sejumlah klub mengusulkan adanya turnamen pramusim. Namun, apakah dan kapan turnamen itu bisa berlangsung, juga belum ada keputusan. Sejumlah pemain pun akhirnya menyusul untuk berlaga di luar negeri, di mana ada tiga pemain muda lain yang mencoba peruntungannya.
Syahrian Abimanyu, yang sudah tidak memiliki kontrak bersama Madura United, bergabung bersama klub raksasa Malaysia, Johor Darul Ta'zim. Namun, karena slot pemain ASEAN sudah penuh, Abi, sapaan akrabnya, langsung dipinjamkan ke klub Australia, Newcastle Jets.
Kemudian menyusul Asnawi Mangkualam Bahar. Bek kanan PSM Makassar itu menerima tawaran dari klub kasta kedua Korea Selatan, Ansan Greeners FC.
Terakhir, Saddil Ramdani memutuskan kembali ke Malaysia. Pemain yang pernah memperkuat Pahang FA di Malaysia itu kini bergabung dengan Sabah FA, tim yang ditangani oleh legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto.
Tak hanya itu, ada dua pemain Indonesia yang saat ini bergabung dengan klub Timor Leste. Pemain PSIS Semarang, Abanda Rahman, dipinjamkan oleh PSIS ke klub asal Timor Leste, Lalenok United. Sementara itu, Ferdinand Sinaga juga disebut bergabung bersama Boavista FC.
Ada yang Mendapat Tawaran, tapi Memilih Bertahan
Sebenarnya ada lebih banyak pemain yang bisa berkarier di luar negeri selama kompetisi Indonesia ini belum bergulir kembali. Namun, ada pula para pemain yang memutuskan untuk setia bersama timnya di Indonesia.
Sebagai contoh, Febri Hariyadi. Pemain sayap Persib Bandung itu diklaim menolak tawaran klub Thailand pada Desember 2020. Pelatih Persib, Robert Alberts, menyebut Febri sebenarnya ingin bermain di luar negeri.
Namun, kata sang pelatih, Febri Hariyadi menolak jika pergi hanya sebagai pemain pinjaman. Alasan tersebut tentu cukup kontroversial, mengingat sejumlah rekannya tak masalah jika hanya menjadi pemain pinjaman, karena akan tetap bisa tampil di lapangan hijau dan memiliki pendapatan.
Apalagi bagi klub juga metode peminjaman akan sangat menguntungkan. Sang pemain bisa pergi untuk sementara waktu dan tetap aktif bertanding sehingga ketika kembali sang pemain tetap dalam performa terbaiknya.
Bukan hanya Febri Hariyadi, pemain Arema FC pun mendapatkan tawaran bermain di luar negeri, seperti Kushedya Hari Yudo dan Dedik Setiawan. Khusus Dedik Setiawan, ia memilih untuk tidak mengambil kesempatan tersebut saat ini.
Dedik berasalan tidak ingin meninggalkan Arema FC sebagai bentuk balas budi. Manajemen Singo Edan dianggap sangat berjasa terhadap dirinya ketika mengalami cedera hingga harus naik ke meja operasi.
Disadur dari: Bola.com (Benediktus Gerendo Pradigdo)
Published on: 4 Februari 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Persija vs Persik di BRI Super League
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 18:34
-
Link Live Streaming Persebaya vs Madura United di BRI Super League
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 18:20
-
Hasil BRI Super League: Gol Injury Time Persita Gagalkan Kemenangan Bali United
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 17:34
-
Hasil Arema FC vs Dewa United: Singa Edan Pesta Empat Gol
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 17:28
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




