Madura United Prihatin Insiden Bentrokan Antar Suporter
Asad Arifin | 7 November 2016 19:21
Bola.net - - Insiden yang berujung jatuhnya korban jiwa dari kelompok suporter Persija Jakarta, The Jakmania, mengundang keprihatinan Achsanul Qosasi. Presiden Klub Madura United ini menyayangkan adanya rivalitas yang merembet sampai ke luar stadion.
Kami, atas nama Madura United, juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya suporter Persija usai pertandingan lawan Persib kemarin di Tol Cipali. Semoga, kejadian ini tidak terulang lagi. Kami juga mendukung agar pihak Pengamanan melakukan upaya hukum terhadap pelaku kerusuhan, ujar Achsanul.
Menurut AQ, sapaan karib Achsanul, bentrokan kelompok suporter yang terjadi di luar stadion sangat disayangkan. Jangankan sampai kerugian atas nyawa, ia menambahkan, kerusakan terhadap benda-benda berharga juga sangat merugikan siapapun korbannya.
Baik pihak yang memulai kerusuhan ataupun pihak yang bertahan dari kerusuhan akan sama-sama dirugikan. Prinsip sepakbola sebagai sarana persahabatan harus ditanam dengan baik oleh para suporter. Rivalitas jangan sampai berbuah jatuhnya korban jiwa. Bagaimanapun, tanah air kita sama, Indonesia, ia menambahkan.
Sebelumnya, sepakbola Indonesia kembali meminta tumbal nyawa. Kini, giliran Harun Al Rasyid Lestaluhu alias Ambon yang harus menjadi korbannya. Pria berusia 30 tahun yang tercatat sebagai anggota The Jakmania Korwil Kali Malang itu tewas setelah terlibat bentrokan dengan warga Lungbenda, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu di Tol Palimanan, sekitar pukul 16.40 WIB dalam perjalanan pulang usai menyaksikan laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (05/11).
AQ menegaskan agar kasus kematian suporter Persija di luar stadion harus menjadi pelajaran agar tidak terulang lagi. Kerusuhan di luar stadion harusnya dijadikan sebagai sebuah tindakan kriminal, tidak lagi dihubung-hubungkan sebagai rivalitas antar suporter.
Karena rivalitas sepakbola adalah di dalam lapangan pertandingan. Tugas suporter adalah memberikan support kepada tim agar mereka semangat. Cara-cara kekerasan dalam memberikan dukungan terhadap tim tidak boleh sampai menekan dan mengancam tim dan suporter tim lawan, papar AQ.
Apapun hasil akhir pertandingan, semua harus legawa dan mengikuti aturan. Keberatan atas keputusan wasit, ada sarana untuk menyampaikan protes langsung kepada operator melalui manajemen klub, tuturnya. (den/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Semen Padang 28 Desember 2025
Bola Indonesia 27 Desember 2025, 18:17
LATEST UPDATE
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26












