Mahmoud El Ali Terancam Didepak PT LI
Editor Bolanet | 25 April 2013 22:40
- Eksistensi striker Persiba Balikpapan, Mahmoud El Ali, tengah berada dalam ancaman. PT Liga Indonesia (PT LI), selaku operator kompetisi yang menaungi Persiba, berencana mendepak pemain asal Lebanon tersebut.
Hal tersebut, merupakan buntut dari sanksi yang diberikan federasi sepakbola dunia (FIFA) dan federasi sepakbola Lebanon (FLFA), kepada 23 pemain Timnas Lebanon yang terlibat skandal pengaturan skor. Berdasarkan Komisi Disiplin (Komdis) FIFA, sanksi tersebut di antaranya berdasarkan kode disiplin pasal 78 ayat 1 (C).
El Ali menjadi salah satu pemain yang terkena sanksi berupa larangan aktif bermain sepak bola. Keputusan tersebut, berlaku di seluruh dunia, ujar CEO PT LI Joko Driyono.
Karena itu, Joko menambahkan, pada putaran kedua kompetisi ISL musim 2012/2013, Mahmoud El Ali dipastikan tidak lagi memperkuat Beruang Madu- julukan Persiba.
Federasi sepak bola Asia Barat (WAFF) menjatuhkan sanksi berupa larangan bermain seumur hidup kepada dua pemain Timnas Lebanon, Selasa (26/2). Yakni, Mahmoud El Ali dan pemain yang memperkuat liga Malaysia, Selangor, Ramez Dayoub.
Keduanya terbukti terlibat skandal judi dan pengaturan skor pertandingan ketika kualifikasi Piala Dunia 2014, antara Lebanon dan Qatar, 14 September 2012. Kala itu, Lebanon kalah dengan skor tipis 0-1. Dari 39 kali penampilan sejak 2007, El Ali sudah mencetak gol bagi Timnas Lebanon.
Kami sudah melihat pernyataan resmi FIFA. Kini, kami menunggu keputusan resmi dari PSSI dan PT LI. Setelah itu, kami langsung memecat El Ali, tuntas Ketua Umum Persiba Syahril Thaher. (esa/dzi)
Hal tersebut, merupakan buntut dari sanksi yang diberikan federasi sepakbola dunia (FIFA) dan federasi sepakbola Lebanon (FLFA), kepada 23 pemain Timnas Lebanon yang terlibat skandal pengaturan skor. Berdasarkan Komisi Disiplin (Komdis) FIFA, sanksi tersebut di antaranya berdasarkan kode disiplin pasal 78 ayat 1 (C).
El Ali menjadi salah satu pemain yang terkena sanksi berupa larangan aktif bermain sepak bola. Keputusan tersebut, berlaku di seluruh dunia, ujar CEO PT LI Joko Driyono.
Karena itu, Joko menambahkan, pada putaran kedua kompetisi ISL musim 2012/2013, Mahmoud El Ali dipastikan tidak lagi memperkuat Beruang Madu- julukan Persiba.
Federasi sepak bola Asia Barat (WAFF) menjatuhkan sanksi berupa larangan bermain seumur hidup kepada dua pemain Timnas Lebanon, Selasa (26/2). Yakni, Mahmoud El Ali dan pemain yang memperkuat liga Malaysia, Selangor, Ramez Dayoub.
Keduanya terbukti terlibat skandal judi dan pengaturan skor pertandingan ketika kualifikasi Piala Dunia 2014, antara Lebanon dan Qatar, 14 September 2012. Kala itu, Lebanon kalah dengan skor tipis 0-1. Dari 39 kali penampilan sejak 2007, El Ali sudah mencetak gol bagi Timnas Lebanon.
Kami sudah melihat pernyataan resmi FIFA. Kini, kami menunggu keputusan resmi dari PSSI dan PT LI. Setelah itu, kami langsung memecat El Ali, tuntas Ketua Umum Persiba Syahril Thaher. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija, Klub Liga 1 dengan Jumlah Penonton Terbanyak
Bola Indonesia 27 Juli 2021, 18:22
-
Alfredo Vera Bertahan di Persiba, Arema FC Tak Risau
Bola Indonesia 23 April 2021, 10:51
-
Dikaitkan dengan Persebaya Surabaya, Ini Jawaban Adam Maulana
Bola Indonesia 1 Maret 2021, 19:50
-
Alfredo Vera Ingatkan Dampaknya Jika Kompetisi Berhenti Lebih Lama
Bola Indonesia 27 November 2020, 01:30
LATEST UPDATE
-
Virgil van Dijk Sebut Musim Liverpool Tidak Dapat Diterima
Liga Inggris 5 Mei 2026, 01:00
-
Man of the Match Chelsea vs Nottingham Forest: Taiwo Awoniyi
Liga Inggris 4 Mei 2026, 23:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52













