Main 10 Orang, PSMS Medan Juara Piala Kemerdekaan
Editor Bolanet | 13 September 2015 21:40
- Sebanyak 10 kartu kuning dan satu kartu merah yang keluar dari kantong wasit Munadi, menggambarkan bagaimana kerasnya final turnamen Piala Kemerdekaan 2015 antara PSMS Medan dengan Persinga Ngawi, Minggu (13/9) malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Bermain dengan 10 orang sejak menit ke-40 justru menyulut semangat Ayam Kinantan. Kemenangan 2-1 membuat Legimin Raharjo dan kawan-kawan menjuarai turnamen ini.
Jual beli serangan langsung terpampang sejak awal pertandingan. Peluang pertama PSMS lahir dari heading Tambun Dibty Naibaho menit kesembilan. Tapi bola masih melambung di atas mistar. Pada menit ke-10 dan 12, Persinga membalas melalui dua kali tendangan bebas Ali Usman. Tapi bola berhasil diamankan kiper Guntur Pranata.
Peluang terbaik PSMS lahir dari tendangan spekulasi Suhandi menit ke-18. Namun bola membentur mistar gawang. Beberapa saat setelahnya, Persinga membalas lewat sontekan Slamet Hariyadi. Akan tetapi bola mampu ditepis kiper Guntur Pranata. Sebuah percobaan dilakukan gelandang PSMS, Suhandi dari dalam kotak penalti Persinga menit ke-23. Sayang belum berbuah gol.
Melalui sebuah serangan balik, Jefri Kurniawan membawa Persinga unggul 1-0 pada menit ke-27. Setelah unggul satu bola, Persinga justru berada di bawah tekanan PSMS. Peluang emas didapat striker PSMS, Guntur Triaji menit ke-38. Apes, tendangan bebasnya hanya membentur mistar gawang Persinga.
Akibat pelanggaran kerasnya kepada Jefri Kurniawan, Asrul Risahondua harus menerima kartu kuning kedua dari wasit Munadi. PSMS Medan pun harus bermain dengan 10 orang. Tidak terima dengan keputusan pengadil, para suporter PSMS Medan yang duduk di tribun barat kompak melempari wasit ketika akan masuk ke ruang ganti pemain di jeda laga.
Bermain dengan 10 pemain tak menghalangi PSMS Medan untuk tampil agresif. Mereka hampir mencetak gol di menit ke-55, sayang sepakan Aldino Herdianto menyamping di kiri gawang. Perjuangan PSMS untuk mencetak gol akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-63. Diawali tendangan bebas Wanda Syahputra, tandukan Aldino Herdianto menghujam deras ke jala Persinga Ngawi. Skor berubah menjadi 1-1.
Berhasil menyamakan kedudukan membuat PSMS tampil lebih percaya diri. Mereka terus menggempur pertahanan Persinga hingga laga menyisakan waktu 10 menit. Persinga yang unggul jumlah pemain justru melempem. Mereka hanya mengandalkan serangan balik. Berawal dari tendangan bebas, sundulan di masa injury time akhirnya memenangkan PSMS dengan skor 2-1. Ayam Kinantan pun memastikan gelar juara Piala Kemerdekaan 2015. [initial]
(faw/asa)
Jual beli serangan langsung terpampang sejak awal pertandingan. Peluang pertama PSMS lahir dari heading Tambun Dibty Naibaho menit kesembilan. Tapi bola masih melambung di atas mistar. Pada menit ke-10 dan 12, Persinga membalas melalui dua kali tendangan bebas Ali Usman. Tapi bola berhasil diamankan kiper Guntur Pranata.
Peluang terbaik PSMS lahir dari tendangan spekulasi Suhandi menit ke-18. Namun bola membentur mistar gawang. Beberapa saat setelahnya, Persinga membalas lewat sontekan Slamet Hariyadi. Akan tetapi bola mampu ditepis kiper Guntur Pranata. Sebuah percobaan dilakukan gelandang PSMS, Suhandi dari dalam kotak penalti Persinga menit ke-23. Sayang belum berbuah gol.
Melalui sebuah serangan balik, Jefri Kurniawan membawa Persinga unggul 1-0 pada menit ke-27. Setelah unggul satu bola, Persinga justru berada di bawah tekanan PSMS. Peluang emas didapat striker PSMS, Guntur Triaji menit ke-38. Apes, tendangan bebasnya hanya membentur mistar gawang Persinga.
Akibat pelanggaran kerasnya kepada Jefri Kurniawan, Asrul Risahondua harus menerima kartu kuning kedua dari wasit Munadi. PSMS Medan pun harus bermain dengan 10 orang. Tidak terima dengan keputusan pengadil, para suporter PSMS Medan yang duduk di tribun barat kompak melempari wasit ketika akan masuk ke ruang ganti pemain di jeda laga.
Bermain dengan 10 pemain tak menghalangi PSMS Medan untuk tampil agresif. Mereka hampir mencetak gol di menit ke-55, sayang sepakan Aldino Herdianto menyamping di kiri gawang. Perjuangan PSMS untuk mencetak gol akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-63. Diawali tendangan bebas Wanda Syahputra, tandukan Aldino Herdianto menghujam deras ke jala Persinga Ngawi. Skor berubah menjadi 1-1.
Berhasil menyamakan kedudukan membuat PSMS tampil lebih percaya diri. Mereka terus menggempur pertahanan Persinga hingga laga menyisakan waktu 10 menit. Persinga yang unggul jumlah pemain justru melempem. Mereka hanya mengandalkan serangan balik. Berawal dari tendangan bebas, sundulan di masa injury time akhirnya memenangkan PSMS dengan skor 2-1. Ayam Kinantan pun memastikan gelar juara Piala Kemerdekaan 2015. [initial]
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Piala Presiden 2026: PSMS Medan vs Port FC 26 Juli 2026
Bola Indonesia 26 Juli 2026, 14:29
-
Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini, Minggu 26 Juli 2026
Bola Indonesia 26 Juli 2026, 11:00
-
Prediksi Piala Presiden 2026: PSMS Medan vs Port FC 26 Juli 2026
Bola Indonesia 25 Juli 2026, 20:42
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





