Main di GBT, Penonton Persebaya Turun 30 Persen
Editor Bolanet | 9 April 2014 11:05
- Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh manajemen Persebaya Surabaya, menggelar pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) justru merugikan. Sebab, jumlah penonton yang hadir ternyata berkurang sekitar 30 persen.
Seperti yang disampaikan oleh CEO Persebaya, Gede Widiade. Stadion GBT ternyata berkontribusi menurunkan animo penonton yang ingin menyaksikan langsung pertandingan Persebaya. Di samping kualitas lawan yang dihadapi oleh Persebaya juga, imbuh Gede.
Gede menjelaskan, bermain di Stadion GBT menurunkan jumlah penonton sebanyak 30 persen. Kondisi ini akan terus berlangsung bila Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini masih belum memperbolehkan Persebaya menggunakan Stadion Gelora 10 Nopember.
Tolong tunjukkan peran Wali Kota di sepakbola. Kalau dibiarkan seperti ini, bisa disimpulkan bahwa Wali Kota sama saja membunuh Persebaya, cerca Gede.
Gede mengaku heran mengapa Wali Kota Risma belum memperbolehkan Persebaya memakai Gelora 10 Nopember. Oke kita pakai GBT, tapi fasilitas penunjangnya harus ada. Sekarang coba pikir, alat transportasi ke sana saja tak ada. Penonton yang misalnya dari Keputih, mau ke GBT juga tak ada angkot yang ke sana, kritiknya. (faw/row)
Seperti yang disampaikan oleh CEO Persebaya, Gede Widiade. Stadion GBT ternyata berkontribusi menurunkan animo penonton yang ingin menyaksikan langsung pertandingan Persebaya. Di samping kualitas lawan yang dihadapi oleh Persebaya juga, imbuh Gede.
Gede menjelaskan, bermain di Stadion GBT menurunkan jumlah penonton sebanyak 30 persen. Kondisi ini akan terus berlangsung bila Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini masih belum memperbolehkan Persebaya menggunakan Stadion Gelora 10 Nopember.
Tolong tunjukkan peran Wali Kota di sepakbola. Kalau dibiarkan seperti ini, bisa disimpulkan bahwa Wali Kota sama saja membunuh Persebaya, cerca Gede.
Gede mengaku heran mengapa Wali Kota Risma belum memperbolehkan Persebaya memakai Gelora 10 Nopember. Oke kita pakai GBT, tapi fasilitas penunjangnya harus ada. Sekarang coba pikir, alat transportasi ke sana saja tak ada. Penonton yang misalnya dari Keputih, mau ke GBT juga tak ada angkot yang ke sana, kritiknya. (faw/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST UPDATE
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














