Manajemen Barito Putera Pastikan Revisi Kontrak Tim
Ari Prayoga | 1 April 2020 00:55
Bola.net - Barito Putera memastikan diri bakal merevisi kontrak mereka dengan para pemain, pelatih, dan ofisial tim. Langkah ini dilakukan tim berjuluk Laskar Antasari tersebut merespon adanya keputusan PSSI soal status kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020.
"Sikap klub kami tentu akan patuh dan menjalankan instruksi dari federasi, yakni PSSI," ujar Deputi Manajer Barito Putera, M. Ikhsan Kamil, seperti dilansir dari laman resmi klub.
"Ini akan kami komunikasikan juga pada pelatih, pemain, dan ofisial. Sejauh ini belum ada, tapi secepatnya akan kami komunikasikan," sambungnya.
Menurut Ikhsan, revisi kontrak ini berkisar pada besaran gaji komponen tim selama kompetisi masih berstatus force majeure. Sementara, untuk durasi kontrak, mereka masih akan menunggu adanya perkembangan situasi dan kondisi.
"Tidak ada yang menginginkan hal ini terjadi. Namun, dengan kondisi seperti ini, kita harus bisa mencari jalan terbaik untuk klub, pemain, pelatih, dan ofisial," tutur Ikhsan.
Sebelumnya, PSSI memastikan bahwa Bulan Maret, April, Mei, dan Juni merupakan status keadaan tertentu darurat bencana. Hal ini tak lepas dari merebaknya persebaran Virus Corona di Indonesia.
Dengan status ini, PSSI mengizinkan perubahan kontrak pemain, pelatih, dan ofisial tim peserta kompetisi. Gaji komponen tim ini maksimal 25 persen dari yang tercantum di kontrak.
Selain itu, dalam keputusan tersebut, PSSI juga menunda jadwal lanjutan kompetisi sampai 29 Mei 2020. Jika status darurat bencana tidak diperpanjang pemerintah, kompetisi akan dihelat mulai 1 Juli 2020.
Namun, jika pemerintah memperpanjang status darurat bencana, atau PSSI menganggap kondisi belum ideal, maka musim kompetisi ini akan dihentikan.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Belum Ada Kompensasi PSSI
Lebih lanjut, Ikhsan menyebut bahwa sejauh ini timnya belum menerima kompensasi apa pun terkait status force majeure ini. Ia pun tak bisa memastikan apakah ke depannya mereka akan mendapat kompensasi atau tidak.
"Belum ada kompensasi apa pun," tutur Ikhsan.
"Bahkan, subsidi dari PT LIB untuk Bulan Maret saja sampai dengan hari ini tak ada kejelasan," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Arema FC vs Dewa United: Singa Edan Pesta Empat Gol
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 17:28
-
Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung di BRI Super League
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 16:00
-
Link Live Streaming Persita vs Bali United di BRI Super League
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 13:45
-
Link Live Streaming Arema FC vs Dewa United di BRI Super League
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 13:30
-
5 Laga Tanpa Kemenangan, Arema FC Resmi Lengserkan Marcos Santos
Bola Indonesia 23 Oktober 2026, 11:27
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

