Manajemen Inkonsisten, Pelatih Persipasi Bekasi Pasrah
Editor Bolanet | 11 April 2014 20:56
- Performa Persipasi di kompetisi Divisi Utama musim ini, rasanya sulit dibanggakan masyarakat Kota Bekasi.
Skuad berjuluk Laskar Patriot tersebut, masih kesulitan menjadi tim mapan finansial, performa hebat serta memiliki semangat juang yang militan. Apalagi, ketika manajemen kerap berlaku inkonsistensi.
Tanggal 10 April, Manajemen berjanji membayar utang seluruh gaji pemain di musim lalu. Namun nyatanya, kembali hanya janji-janji dengan alasan belum mendapatkan uang. Kalau seperti ini, saya kesulitan menghadapi tuntutan para pemain. Apalagi, para pemain dan tim pelatih pada musim ini juga belum di kontrak, kata Pelatih Persipasi Bekasi, Warta Kusuma.
Mungkin, ini memang nasib saya dan pemain yang bertahan pada musim lalu. Kondisi seperti ini, membuat kami harus terus pasrah. Namun bagi saya pribadi, tetap memilih untuk bertahan meski dalam kesulitan, tuturnya.
Terkait laga lawan Persikab Kabupaten Bandung dalam kompetisi Divisi Utama, Selasa (15/4), Warta tidak berani menjanjikan banyak hal. Masih macetnya pendanaan, membuat Warta dan kawan-kawan kesulitan memotivasi pemain untuk mengamankan tiga poin.
Kalau H-1 kami belum mendapatkan bayaran, saya tidak berani menjamin pemain bersedia turun lapangan. Karena itu, saya minta manajemen segera mengkondisikan para pemain. Kalau tidak, saya pun sulit memaksa pemain untuk tampil. Justru, saya memberikan mereka kebebasan untuk berlaga atau tidak, tutupnya. (esa/dzi)
Skuad berjuluk Laskar Patriot tersebut, masih kesulitan menjadi tim mapan finansial, performa hebat serta memiliki semangat juang yang militan. Apalagi, ketika manajemen kerap berlaku inkonsistensi.
Tanggal 10 April, Manajemen berjanji membayar utang seluruh gaji pemain di musim lalu. Namun nyatanya, kembali hanya janji-janji dengan alasan belum mendapatkan uang. Kalau seperti ini, saya kesulitan menghadapi tuntutan para pemain. Apalagi, para pemain dan tim pelatih pada musim ini juga belum di kontrak, kata Pelatih Persipasi Bekasi, Warta Kusuma.
Mungkin, ini memang nasib saya dan pemain yang bertahan pada musim lalu. Kondisi seperti ini, membuat kami harus terus pasrah. Namun bagi saya pribadi, tetap memilih untuk bertahan meski dalam kesulitan, tuturnya.
Terkait laga lawan Persikab Kabupaten Bandung dalam kompetisi Divisi Utama, Selasa (15/4), Warta tidak berani menjanjikan banyak hal. Masih macetnya pendanaan, membuat Warta dan kawan-kawan kesulitan memotivasi pemain untuk mengamankan tiga poin.
Kalau H-1 kami belum mendapatkan bayaran, saya tidak berani menjamin pemain bersedia turun lapangan. Karena itu, saya minta manajemen segera mengkondisikan para pemain. Kalau tidak, saya pun sulit memaksa pemain untuk tampil. Justru, saya memberikan mereka kebebasan untuk berlaga atau tidak, tutupnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya 99 Persen Yakin Berkompetisi Lagi
Bola Indonesia 29 Desember 2016, 07:59
-
Arema Indonesia Segera Jajal Persipasi Bekasi
Bola Indonesia 27 September 2016, 18:48
-
Tujuh Klub Terhukum Minta Pemerintah Kawal Kongres PSSI
Bola Indonesia 26 September 2016, 20:35
-
Tolak Main di Liga Nusantara, Persebaya Minimal di Divisi Utama
Bola Indonesia 17 Agustus 2016, 08:06
-
Kesaksian Pelaku Sepakbola Gajah Ternyata Diskenariokan
Bola Indonesia 30 Juli 2015, 17:07
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34










