Manajemen PSIS Nilai Kewajiban Rapid Test Memberatkan Bagi Klub
Serafin Unus Pasi | 9 Juni 2020 20:04
Bola.net - Manajemen PSIS Semarang menilai kewajiban rapid test cukup memberatkan. Sebab, klub harus mengeluarkan biaya yang cukup besar.
Kewajiban rapid test tertuang dalam panduan protokol kesehatan yang disusun federasi. Hanya saja, panduan tersebut belum disahkan.
"Itu kan satu orang 900 ribu sekali tes, padahal berapa orang itu, dikali berapa pertandingan," kata CEO PSIS, Yoyok Sukawi kepada Bola.net.
Sehingga, PSIS meminta federasi untuk mencari jalan keluar terbaik. Karena jika sudah disahkan, protokol itu wajib dilaksanakan.
"PSSI harus berpikir keras bagaimana caranya supaya tidak begitu memberatkan klub," imbuh pria bernama lengkap Alamsyah Satyanegara Sukawijaya itu.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Frekuensi Tinggi
Sebenarnya biaya rapid test tergolong murah dibanding SWAB test. Cuma karena frekuensinya yang relatif sering, klub harus merogoh kocek cukup dalam.
Dalam protokol kesehatan, klub diwajibkan melakukan rapid test kepada pemain, pelatih dan official, seminggu sekali. Serta satu hari menjelang laga.
"Walaupun murah tapi protokolnya begitu kan harus wajib dilaksanakan," tandas Yoyok.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Breaking News! Persija Resmi Berpisah dengan Mauricio Souza
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 21:10
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
-
FIFA Matchday: Indonesia Bantai Oman, Thailand Gagal Kalahkan Kuwait
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













