Manajemen PT PSM Tidak Menyerah Layangkan Protes ke PT LPIS
Editor Bolanet | 11 Juli 2013 13:57
- Manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) tidak menyerah terkait protes mereka ke PT LPIS selaku penyelenggara IPL. Bahkan, manajemen sudah mengirim ulang surat protes mereka itu sampai tiga kali.
Protes tersebut terkait tiga pertandingan away perdana PSM yaitu melawan Perseman Manokwari, Persibo Bojonegoro, dan Persepar Palangkaraya. Dalam pertandingan tersebut, PSM yang mengalami kekalahan menemukan sejumlah pelanggaran.
Melawan Perseman, PSM kalah 1-0. Pada pertandingan ini, PSM merasa dirugikan karena dilarang memasukkan nama Cristian Febre dan I Ngurah Komang AP dalam line up. Larangan itu disampaikan 25 menit sebelum laga dimulai. Sementara pihak Perseman bisa memainkan Staneslav Zhekov, juga menjelang laga.
Kita protes karena ada kejanggalan dari larangan tersebut. Selain itu, Perseman juga tidak memasukkan pemain U-21, sesuai dengan regulasi yang ada, kata CEO PT PSM, Rully Habibie.
Sementara melawan Persibo yang berakhir dengan skor 2-0 dan Persepar (1-0), PSM menilai keduanya melanggar regulasi karena memainkan pemain yang belum dikontrak.
Protes tersebut terkait tiga pertandingan away perdana PSM yaitu melawan Perseman Manokwari, Persibo Bojonegoro, dan Persepar Palangkaraya. Dalam pertandingan tersebut, PSM yang mengalami kekalahan menemukan sejumlah pelanggaran.
Melawan Perseman, PSM kalah 1-0. Pada pertandingan ini, PSM merasa dirugikan karena dilarang memasukkan nama Cristian Febre dan I Ngurah Komang AP dalam line up. Larangan itu disampaikan 25 menit sebelum laga dimulai. Sementara pihak Perseman bisa memainkan Staneslav Zhekov, juga menjelang laga.
Kita protes karena ada kejanggalan dari larangan tersebut. Selain itu, Perseman juga tidak memasukkan pemain U-21, sesuai dengan regulasi yang ada, kata CEO PT PSM, Rully Habibie.
Sementara melawan Persibo yang berakhir dengan skor 2-0 dan Persepar (1-0), PSM menilai keduanya melanggar regulasi karena memainkan pemain yang belum dikontrak.
Hasil protes memang belum ada. Kita tidak putus asa dan kembali layangkan protes. Ini yang ketiga atau yang keempat kalinya. Kita ingin LPIS meninjau kembali agar mendapat kejelasan yang sejelas-jelasnya karena mereka tidak mengikuti regulasi yang yang telah ditetapkan bersama, imbuh Rully.
Jika PT LPIS memperhatikan protes kita, saya yakin PSM bisa memenangkan protes ini, terutama untuk dua laga yaitu melawan Persibo dan Persepar. Mereka memainkan pemain yang belum dikontrak. Keyakinan kita 50 persen mereka melakukan pelanggaran, pungkasnya. (nda/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Persebaya 1927 Kembali Tanyakan Gaji
Bola Indonesia 25 Maret 2014, 11:26
-
Ditanya Soal Gaji Persebaya IPL, Ini Jawaban Cholid
Bola Indonesia 1 Maret 2014, 12:42
-
Jorg Mundur, Rudi Keltjes Jadi Pelatih PSM Makassar
Bola Indonesia 12 Februari 2014, 16:23
-
Kontrak Pemain PSM Diharapkan Beres Pekan Depan
Bola Indonesia 17 Januari 2014, 20:26
-
Manajemen PSM Juga Coret Samsidar
Bola Indonesia 30 Desember 2013, 19:26
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












