Manajemen Tak Temukan Solusi, Persipasi Terancam Terusir
Editor Bolanet | 6 Mei 2014 20:05
- Persipasi Bekasi- kontestan Divisi Utama musim ini, kembali dibuat tidak bisa tidur nyenyak. Pasalnya, terancam terusir dari mes di Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Hal tersebut, menyusul adanya tagihan pembayaran penggunaan Lapangan Sutasoma 77 dan mes di Halim Perdanakusuma. Tak ayal, Stephen Nagbe Mennoch dan kawan-kawan dalam situasi hati was-was.
Barusan saja kami ditagih pihak pengelola dari AU (angkatan udara), lantaran sudah menunggak selama tujuh minggu. Jika tidak segera dilunasi, kami harus angkat koper, kata Pelatih Persipasi Bekasi, Warta Kusuma.
Ujian demi ujian yang dirasakan Laskar Patriot- julukan Persipasi Bekasi- membuat Warta Kusuma nyaris menyerah. Mantan pemain tim nasional Indonesia era 80-an tersebut, hanya bisa mengelus dada.
Salah apa saya, begitu sulit mengurus tim ini? keluhnya.
Dilanjutkannya, tim pelatih dan pemain masih belum menerima pembayaran kontrak. Sinyal-sinyal jika Warta dan kawan-kawan akan melepaskan tim, pun semakin hidup.
Jika manajemen tidak mampu mencari solusi, tak ayal Laskar Patriot benar-benar bisa berakhir dengan bubar di tengah jalan.
Kami harus mengambil sikap, sebab sudah menunjukkan kinerja dengan meraih kemenangan. Tapi, manajemen masih belum bisa menyelesaikan persoalan ini, pungkasnya. (esa/dzi)
Hal tersebut, menyusul adanya tagihan pembayaran penggunaan Lapangan Sutasoma 77 dan mes di Halim Perdanakusuma. Tak ayal, Stephen Nagbe Mennoch dan kawan-kawan dalam situasi hati was-was.
Barusan saja kami ditagih pihak pengelola dari AU (angkatan udara), lantaran sudah menunggak selama tujuh minggu. Jika tidak segera dilunasi, kami harus angkat koper, kata Pelatih Persipasi Bekasi, Warta Kusuma.
Ujian demi ujian yang dirasakan Laskar Patriot- julukan Persipasi Bekasi- membuat Warta Kusuma nyaris menyerah. Mantan pemain tim nasional Indonesia era 80-an tersebut, hanya bisa mengelus dada.
Salah apa saya, begitu sulit mengurus tim ini? keluhnya.
Dilanjutkannya, tim pelatih dan pemain masih belum menerima pembayaran kontrak. Sinyal-sinyal jika Warta dan kawan-kawan akan melepaskan tim, pun semakin hidup.
Jika manajemen tidak mampu mencari solusi, tak ayal Laskar Patriot benar-benar bisa berakhir dengan bubar di tengah jalan.
Kami harus mengambil sikap, sebab sudah menunjukkan kinerja dengan meraih kemenangan. Tapi, manajemen masih belum bisa menyelesaikan persoalan ini, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya 99 Persen Yakin Berkompetisi Lagi
Bola Indonesia 29 Desember 2016, 07:59
-
Arema Indonesia Segera Jajal Persipasi Bekasi
Bola Indonesia 27 September 2016, 18:48
-
Tujuh Klub Terhukum Minta Pemerintah Kawal Kongres PSSI
Bola Indonesia 26 September 2016, 20:35
-
Tolak Main di Liga Nusantara, Persebaya Minimal di Divisi Utama
Bola Indonesia 17 Agustus 2016, 08:06
-
Kesaksian Pelaku Sepakbola Gajah Ternyata Diskenariokan
Bola Indonesia 30 Juli 2015, 17:07
LATEST UPDATE
-
Prediksi Argentina vs Honduras 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 17:30
-
Prediksi Curacao vs Aruba 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 17:01
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 16:17
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini
Piala Dunia 5 Juni 2026, 16:15
-
Daftar WAGs Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 16:09
-
Prediksi Brasil vs Mesir 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 15:50
-
Prediksi Venezuela vs Turki 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 15:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47








