Masih Ada Kerusuhan Suporter, PSSI Mungkin Belum Akan Cabut Aturan Larangan Tandang di BRI Super League Musim Depan
Aga Deta | 7 Maret 2026 18:52
Bola.net - PSSI sedang menimbang secara serius untuk melanjutkan aturan larangan suporter tamu pada musim depan. Langkah ini diambil karena mereka menilai masih banyak insiden kerusuhan yang terjadi sepanjang musim ini.
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyebut perilaku negatif suporter menjadi ganjalan utama untuk membuka izin tandang. Ia mengaku heran karena aksi lempar-lemparan dan perusakan kursi stadion masih terus berulang di lapangan.
"Kalau terus seperti ini terus, jangan salahkan federasi ketika itu diterapkan," ujar Arya kepada wartawan.
"Karena kita tidak bisa disiplin dan tidak bisa menunjukkan bahwa kita mampu untuk itu, malu. Kita setiap pertandingan kursi di lempar-lempar, dibongkar," katanya menambahkan.
Menyangkut Keamanan dan Keselamatan
Arya menyatakan butuh bukti nyata bahwa suporter bisa bersikap positif secara konsisten sebelum aturan ini dicabut. Ia menilai satu atau dua pertandingan yang damai belum cukup untuk menjamin keamanan nyawa penonton lainnya.
"Kemarin juga ada itu satu pertandingan away, itu bagus antarsuporter, terus saya ditanya, 'Ini bagus, ayo dong buka away-nya'. Ternyata, itu hanya satu, ini hanya satu. Ini tidak hanya satu. Ini menyangkut nyawa gitu," ucap Arya.
Arya sangat berharap para pendukung bisa menjaga komitmen untuk menikmati pertandingan tanpa kekerasan. Baginya, keselamatan adalah prioritas utama agar tidak ada lagi korban jiwa yang jatuh akibat fanatisme buta.
"Kita berharap teman-teman suporter bisa ingat janji kita ketika masuk stadion itu bajunya putih, keluar juga bajunya putih, jangan ada warna lain yang membuat kita celaka," tuturnya.
Aturan Sejak Musim 2023/24
Larangan tur tandang telah diberlakukan PSSI sejak musim 2023/24. Aturan itu sempat diminta untuk dicabut pada musim ini. Namun PSSI masih bersikukuh untuk tetap menerapkannya.
"Buat apa kita harus ada korban-korban lagi, emosi yang ada di situ terus, buat apa. Itu jadi pertanyaan kita juga. Maka dari itu, sampai sekarang kami tetap membuat larangan away," imbuh Arya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


