Melalui APSSI Berbakti, APSSI Galang Dana Bagi Pelatih Terdampak Pandemi Corona
Ari Prayoga | 5 Mei 2020 03:30
Bola.net - Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI) kembali menggelar kampanye untuk menanggulangi dampak pandemi Corona. Kali ini, mereka menggelar penggalangan dana yang ditujukan bagi para pelatih sepak bola yang terdampak, terutama secara ekonomi, oleh pandemi ini.
Penggalangan dana APSSI kali ini digelar melalui lelang memorabilia. Kali ini yang dilelang adalah memorabilia dari para pemain. Ada sejumlah pemain yang menyumbangkan memorabilia mereka untuk dilelang pada penggalangan dana tersebut.
Tercatat, sejauh ini, ada Yanto Basna, Teja Paku Alam, Hansamu Yama Pranata, Rizky Pellu, dan Asnawi Mangkualam Bahar yang menyumbangkan memorabilia untuk acara pelelangan ini. Selain itu, juga ada jersey Timnas U-16 yang dilelang pada penggalangan dana ini.
Seperti lelang memorabilia sebelumnya, lelang ini dilakukan melalui akun instagram APSSI, @apssindonesia.official. Rencananya, lelang memorabilia ini akan digelar sepanjang Mei 2020.
"Saat ini, pelatih sepak bola di tanah air juga harus merasakan dampak dari Covid-19. Beberapa dari mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya akibat kehilangan pekerjaan atau akibat gaji yang belum diterima sebagaimana seharusnya," ujar Ketua APSSI, Yeyen Tumena.
Karenanya, menurut Yeyen, melalui gerakan APSSI Berbakti, APSSI mengajak insan sepak bola di Tanah Air untuk membantu para pelatih yang tengah kesulitan agar dapat melewati masa pandemi Covid-19.
"Dari data APSSI, sejauh ini, ada 20 orang pelatih yang terkena dampak pandemi ini," tutur Yeyen, pada Bola.net.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Animo Luar Biasa
Lebih lanjut, Yeyen mengaku bahwa animo untuk penggalangan dana ini sangat luar biasa. Tak hanya para pelatih, banyak pemain yang sangat antusias menyumbangkan memorabilia mereka untuk dilelang pada kampanye ini.
"Alhamdulillah, solidaritas para pemain untuk membantu para pelatih yang terdampak pandemi Corona ini sangat luar biasa. Semua pemain yang saya hubungi tak ada yang menolak berpartisipasi," papar Yeyen.
"Para pemain beranggapan bahwa para pelatih ini merupakan pelatih mereka waktu mengawali karir dulu dan mereka menganggap para pelatih ini pahlawan dalam sukses saat ini," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Exco APSSI Tetap Apresiasi Regulasi U-20 Meski Tak Sepenuhnya untuk Timnas
Bola Indonesia 15 Agustus 2020, 21:46
-
PSSI Dinilai Tepat Tak Restui Shin Tae-yong TC ke Korea Selatan
Tim Nasional 25 Juni 2020, 09:09
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59










