Melihat Kembali Sederet Kontroversi Patrich Wanggai, Rekrutan Anyar Persebaya
Aga Deta | 8 Januari 2020 16:10
Bola.net - Persebaya resmi merekrut Patrich Wanggai guna mengarungi Liga 1 2020. Kedatangan Wanggai itu disampaikan Persebaya melalui unggahan Twitter ofisial pada Selasa (7/1/2020).
"Selamat datang kakak Patrich. Persebaya resmi merekrut striker, Patrich Wanggai," bunyi pernyataan Persebaya dalam unggahannya tersebut.
Keputusan manajemen Bajul Ijo mendatangkan mantan striker Kalteng Putra itu menimbulkan beragam reaksi fans. Sebagian dari suporter menilai Patrich Wanggai adalah sosok yang tepat untuk Persebaya.
Namun tak sedikit pula yang menyebut keputusan tersebut tidak tepat karena Patrich Wanggai dikenal sebagai pemain yang emosional.
Pada awal November 2019, Patrich Wanggai mendapat kartu merah karena melakukan tendangan ke arah perut pemain Persib Bandung, Achmad Jufriyanto. Insiden tersebut terjadi pada laga lanjutan pekan ke-26 Shopee Liga 1, 11 November 2019.
Dari hasil penelusuran, warganet kembali mengungkit kontroversi Patrich Wanggai. Apa saja ulah Patrich Wanggai yang sempat menimbulkan kontroversi? Berikut ini rangkumannya.
1. Kurang Sabar Hadapi Ejekan Suporter
Tidak diketahui kapan peristiwa tersebut terjadi. Namun dalam unggahan video tersebut terlihat Patrich Wanggai tampak emosional kala menghadapi ejekan suporter.
Wanggai tampak menunjukkan gestur hampir menonjok suporter tersebut. Insiden tersebut menjadi salah satu bentuk kontroversi yang pernah dilkukan rekrutan anyar Persebaya tersebut.
2. Tendang Perut Pemain Lawan
Insiden tersebut terjadi pada laga lanjutan pekan ke-26 Shopee Liga 1 Indonesia, 11 November 2019. Saat itu, Patrich Wangai yang masih berseragam Kalteng Putra, menendang perut pemain Persib Bandung, Ahcmad Jufriyanto.
Kejadian bermula pada menit ke-28. Terjadi duel sengit antara Patrich dengan Achmad Jufriyanto. Imbasnya Patrich Wanggai terjatuh dan terlihat menendang bagian perut Achmad Jufriyanto.
Atas kejadian tersebut, Patrch Wanggai diganjar kartu merah oleh wasit.
3. Jari Tengah Patrick Wanggai
Patrich Wanggai juga pernah melakukan tindakan tidak terpuji pada laga lanjutan Liga 1 2017 kontra Borneo FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 20 Mei 2017. Saat itu, Wanggai yang masih merumput bersama Borneo FC ketahuan mengacungkah jari tengah ke arah bobotoh.
Menurut pemain keturunan Papua tersebut, ia melakukan aksi tersebut karena mendengar celoteh tak mengenakkan dari supoter Persib Bandung.
Namun satu tahun setelahnya, sang pemain justru menerima pinangan Maung Bandung. Keputusannya itu juga sempat mengundang sejumlah komentar suporter.
4. Pemain yang Emosional
Beberapa suporter juga mengatakan Patrich Wanggai merupakan pemain yang emosional. Pada 28 Maret 2015, Wanggai yang masih berseragam Sriwijaya FC terlibat baku hantam dengan pemain Tim Porprov Kota Palembang, Untung Saputra, dalam laga uji coba, di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring.
Insiden tersebut terjadi dalam sebuah laga persahabatan. Meski hanya laga persahabatan, namun tensi pertandingan cukup tinggi. Terjadi bebetapa pelanggaran yang cukup keras dari kedua tim.
Imbasnya, beberapa pemain tersulut emosi, termasuk Patrich Wanggai dan Untung Saputra. AKibat insiden tersebut, Untung harus dilarikan ke Rumah Sakit karena menderita luka robek di antara mata dan hidungnya.
Pengurus KONI Kota Palembang bahkan melaporkan Patrich Wanggai ke Polda Sumatera Selatan pada 6 April terkait kasus pemukulan tersebut
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hesti Puji Lestari/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 4 Januari 2020
Baca Juga:
- Persebaya Surabaya Rekrut Patrich Wanggai, Begini Reaksi Bonek
- Meme-Meme Kocak Phil Jones Setelah Dipecundangi Kevin De Bruyne
- Paul Pogba dan McTominay Tumbang, Ini 3 Alternatif yang Bisa Direkrut MU
- Martunis Bakal Undang Cristiano Ronaldo ke Pesta Pernikahannya
- Meme-Meme Kocak Setelah MU Dibantai City: Semua Sayang Ole
- Ada Virgil van Dijk, Ini 5 Calon Peraih Penghargaan Pemain Terbaik Premier League 2019-2020
- Termasuk Dimitar Berbatov, Ini Deretan Pembelian Terburuk Manchester United di Era Sir Alex Ferguson
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






