Menanti Duet Duo Spasojevic
Editor Bolanet | 15 Januari 2013 21:00
- Musim ini, PSM Makassar dihuni dua striker berstatus kakak beradik. Dia adalah Ilija Spasojevic dan Mirko Spasojevic.
Kemampuan Ilija yang akrab disapa Spaso sudah dibuktikan musim lalu dengan menyumbangkan 10 gol untuk PSM di ajang IPL ditambah empat gol di kompetisi Piala Indonesia. Mirko memang belum dikenal publik Makassar dan Indonesia karena baru saja direkrut bergabung dengan PSM.
Bergabungnya Mirko memberikan peluang adanya duet dua bersaudara ini. Apalagi selama tandem Spaso di lini depan, M Rahmat, masih menjalani perawatan cedera lutut kiri.
“Ya, itu bisa saja terjadi dan saya juga harap begitu. Mungkin ini pertama kali di Indonesia, duet pemain asing yang adik-kakak,” kata Spaso.
“Saya yakin Mirko bisa membantu kami musim ini. Tapi, semuanya kami serahkan kepada coach,” kata Spaso. “Jika Mirko tidak bisa main bola, mending jadi pemain sinetron saja,” canda pemain berusia 24 tahun itu.
Sebelumnya pelatih Petar Segrt mengatakan bahwa kemungkinan Mirko belum bisa langsung ditandemkan dengan Spaso. Petar masih percaya pada Andi Oddang, meski selama ini sang kapten lebih banyak dimainkan di sayap kiri.
“Selain bersama Rahmat, duet terbaik Spaso adalah Andi Oddang. Selama Rahmat masih istirahat, Oddang menjadi pilihan di lini depan. Mirko masih butuh adaptasi. Tapi, tidak menutup kemungkinan bisa saja diduetkan (Spaso dan Mirko),” kata Petar. (nda/dzi)
Kemampuan Ilija yang akrab disapa Spaso sudah dibuktikan musim lalu dengan menyumbangkan 10 gol untuk PSM di ajang IPL ditambah empat gol di kompetisi Piala Indonesia. Mirko memang belum dikenal publik Makassar dan Indonesia karena baru saja direkrut bergabung dengan PSM.
Bergabungnya Mirko memberikan peluang adanya duet dua bersaudara ini. Apalagi selama tandem Spaso di lini depan, M Rahmat, masih menjalani perawatan cedera lutut kiri.
“Ya, itu bisa saja terjadi dan saya juga harap begitu. Mungkin ini pertama kali di Indonesia, duet pemain asing yang adik-kakak,” kata Spaso.
“Saya yakin Mirko bisa membantu kami musim ini. Tapi, semuanya kami serahkan kepada coach,” kata Spaso. “Jika Mirko tidak bisa main bola, mending jadi pemain sinetron saja,” canda pemain berusia 24 tahun itu.
Sebelumnya pelatih Petar Segrt mengatakan bahwa kemungkinan Mirko belum bisa langsung ditandemkan dengan Spaso. Petar masih percaya pada Andi Oddang, meski selama ini sang kapten lebih banyak dimainkan di sayap kiri.
“Selain bersama Rahmat, duet terbaik Spaso adalah Andi Oddang. Selama Rahmat masih istirahat, Oddang menjadi pilihan di lini depan. Mirko masih butuh adaptasi. Tapi, tidak menutup kemungkinan bisa saja diduetkan (Spaso dan Mirko),” kata Petar. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Liga 1 Bali United vs Barito Putera: Skor 2-1
Bola Indonesia 27 Agustus 2023, 20:57
-
Karma Yuran Fernandes: Ejek Spaso Dulu, PSM Kebobolan Dua Gol Kemudian
Bola Indonesia 11 Agustus 2023, 17:20
-
Profil Tim dan Daftar Pemain Bali United di BRI Liga 1 2023/2024
Bola Indonesia 29 Juni 2023, 22:30
-
Warbiyasah! Sempat Tertinggal, Bali United Bangkit dan Tumbangkan PSIS Semarang
Open Play 12 April 2023, 23:26
LATEST UPDATE
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










