Menpora Imam Akui Piala Kemerdekaan Banyak Masalah
Editor Bolanet | 24 Agustus 2015 17:21
- Banyaknya masalah yang terjadi dalam pelaksanaan turnamen Piala Kemerdekaan, diketahui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Untuk itu, ditegaskan Menpora Imam, pihaknya tidak akan tinggal diam dan segera mencarikan jalan keluarnya.
Dilanjutkannya, dalam waktu dekat bakal segera melakukan evaluasi agar tidak lagi mendengar banyak masalah dan keluhan terkait perhelatan Piala Kemerdekaan seperti saat ini.
Kita akan evaluasi semua untuk melihat permasalahan yang dihadapi pihak Tim Transisi sejauh ini, kata Menpora Imam.
Beberapa persoalan yang kini melanda, yakni kericuhan di dalam pertandingan, ketidakpuasan wasit, bahkan hingga keluhan dari klub-klub peserta yang mengaku belum menerima pencairan match fee seperti yang dijanjikan sebelumnya oleh Tim Transisi.
Ini merupakan pengalaman pertama kerja Tim Transisi, tentu ada kekurangannya. Tapi prinsipnya, tidak boleh terulang lagi, imbuhnya.
Permasalahan match fee menjadi hal yang paling banyak dikeluhkan hampir seluruh klub peserta, bahkan hingga ancaman mogok bertanding. Padahal, Tim Transisi sebelumnya menjanjikan pemberian Rp50 juta bagi klub setiap pertandingan.
Permasalahan tersebut, diakui salah satu anggota Tim Transisi, Tommy Kurniawan. Diutarakan Tommy, permasalahan match fee tersebut karena dana belum turun dari sponsor.
Sejauh ini Tim Transisi sudah memberikan match fee untuk laga perdana, tapi setelah itu belum ada lagi dana yang mengucur ke klub.
Jika ada mogok bertanding, kami akan terima. Kami akan segera menyelesaikan hal tersebut, dan akan mempersiapkan perwakilannya untuk menemui klub yang menagih match fee, pungkasnya.(esa) (esa/yp)
Dilanjutkannya, dalam waktu dekat bakal segera melakukan evaluasi agar tidak lagi mendengar banyak masalah dan keluhan terkait perhelatan Piala Kemerdekaan seperti saat ini.
Kita akan evaluasi semua untuk melihat permasalahan yang dihadapi pihak Tim Transisi sejauh ini, kata Menpora Imam.
Beberapa persoalan yang kini melanda, yakni kericuhan di dalam pertandingan, ketidakpuasan wasit, bahkan hingga keluhan dari klub-klub peserta yang mengaku belum menerima pencairan match fee seperti yang dijanjikan sebelumnya oleh Tim Transisi.
Ini merupakan pengalaman pertama kerja Tim Transisi, tentu ada kekurangannya. Tapi prinsipnya, tidak boleh terulang lagi, imbuhnya.
Permasalahan match fee menjadi hal yang paling banyak dikeluhkan hampir seluruh klub peserta, bahkan hingga ancaman mogok bertanding. Padahal, Tim Transisi sebelumnya menjanjikan pemberian Rp50 juta bagi klub setiap pertandingan.
Permasalahan tersebut, diakui salah satu anggota Tim Transisi, Tommy Kurniawan. Diutarakan Tommy, permasalahan match fee tersebut karena dana belum turun dari sponsor.
Sejauh ini Tim Transisi sudah memberikan match fee untuk laga perdana, tapi setelah itu belum ada lagi dana yang mengucur ke klub.
Jika ada mogok bertanding, kami akan terima. Kami akan segera menyelesaikan hal tersebut, dan akan mempersiapkan perwakilannya untuk menemui klub yang menagih match fee, pungkasnya.(esa) (esa/yp)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Timnas Indonesia U-17 vs Uzbekistan: Dimas Adi Prasetyo
Tim Nasional 15 Agustus 2025, 22:22
-
Man of the Match Timnas Indonesia U-17 vs Tajikistan: Mathew Baker
Tim Nasional 12 Agustus 2025, 22:27
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




