Menpora: Persebaya dan Arema Memerlukan Penanganan Khusus
Editor Bolanet | 27 April 2015 21:22
- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, menegaskan jika Persebaya Surabaya dan Arema Cronus, masih dalam status dilarang mengikuti kompetisi QNB League musim 2015. Meski demikian, keduanya dipastikan bisa tampil, namun dengan sejumlah catatan.
Karena itu, ditegaskannya, Persebaya dan Arema masih memerlukan penanganan khusus. Sebab, masih ada status legalitas kepemilikan klub yang masih mengganjal.
Dipaparkan Menpora Imam, pihaknya akan terus memediasi proses rekonsiliasi diantara pihak-pihak yang berkonflik agar bisa ikut kompetisi.
Tadi juga sudah kami mintai pendapat dari masing-masing perwakilan Arema dan Persebaya. Insya Allah akan ada jalan keluar yang terbaik sehingga kompetisi juga dapat berjalan dengan 18 klub, kata Menpora.
Sementara itu, Deputi Bidang Harmonisasi dan Kemitraan sekaligus Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, menambahkan keinginan pemerintah untuk segera menggulirkan kompetisi. Selain itu, dengan tetap berharap PT Liga Indonesia (PT LI) tampil sebagai operator kompetisi.
Kita tidak ada pikiran untuk mengganti PT Liga. Prinsip kami, kompetisi berjalan baik, sportif dan tidak ada masalah yang melilit di kemudian hari, pungkas Gatot. (esa/dzi)
Karena itu, ditegaskannya, Persebaya dan Arema masih memerlukan penanganan khusus. Sebab, masih ada status legalitas kepemilikan klub yang masih mengganjal.
Dipaparkan Menpora Imam, pihaknya akan terus memediasi proses rekonsiliasi diantara pihak-pihak yang berkonflik agar bisa ikut kompetisi.
Tadi juga sudah kami mintai pendapat dari masing-masing perwakilan Arema dan Persebaya. Insya Allah akan ada jalan keluar yang terbaik sehingga kompetisi juga dapat berjalan dengan 18 klub, kata Menpora.
Sementara itu, Deputi Bidang Harmonisasi dan Kemitraan sekaligus Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, menambahkan keinginan pemerintah untuk segera menggulirkan kompetisi. Selain itu, dengan tetap berharap PT Liga Indonesia (PT LI) tampil sebagai operator kompetisi.
Kita tidak ada pikiran untuk mengganti PT Liga. Prinsip kami, kompetisi berjalan baik, sportif dan tidak ada masalah yang melilit di kemudian hari, pungkas Gatot. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persik 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:27
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











