'Menpora Sebabkan Sepakbola Indonesia Mundur 30 Tahun'
Editor Bolanet | 29 Juni 2015 11:11
- Juru Bicara PS Bangka, alias , mengaku sangat kecewa dengan perkembangan sepakbola yang semakin hari tidak lebih baik. Bahkan ditegaskan Akwen, situasinya semakin tidak menentu.
Ditegaskan Akwen, hal tersebut merupakan akibat dari tindakan Menpora Imam Nahrawi yang membekukan PSSI. Menurutnya, klub menjadi korban yang paling merasakannya.
Menurut kami, Menpora sudah benar-benar kebablasan. Menpora mematikan PSSI dan kompetisi resmi. Selain itu, membuat kejuaraan selevel tarkam dengan iming-iming hadiah besar. Semua ini, benar-benar membuat sepakbola kita mundur 30 tahun, ungkap Akwen.
Dilanjutkan Akwen, sepakbola dan klub-klub di Indonesia yang sudah mulai mandiri, kembali dibuat menjadi amatir, layaknya tim yang baru lahir atau seperti bayi.
Malahan, jadinya selama ini seperti bayi lagi yang dianggap Menpora harus disuapi makan dan dikasih susu. Dengan adanya surat PSSI kemarin, membuat kami-kami klub merasa kuat dan yakin masih ada pegangan dan kebenaran dalam sepak bola Indonesia. Yaitu, PSSI dan statuta FIFA, imbuhnya.
Sedangkan untuk manuver yang dilakukan Djohar, menurut kami, sepertinya beliau masih bermimpi memimpin PSSI lagi, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Ditegaskan Akwen, hal tersebut merupakan akibat dari tindakan Menpora Imam Nahrawi yang membekukan PSSI. Menurutnya, klub menjadi korban yang paling merasakannya.
Menurut kami, Menpora sudah benar-benar kebablasan. Menpora mematikan PSSI dan kompetisi resmi. Selain itu, membuat kejuaraan selevel tarkam dengan iming-iming hadiah besar. Semua ini, benar-benar membuat sepakbola kita mundur 30 tahun, ungkap Akwen.
Dilanjutkan Akwen, sepakbola dan klub-klub di Indonesia yang sudah mulai mandiri, kembali dibuat menjadi amatir, layaknya tim yang baru lahir atau seperti bayi.
Malahan, jadinya selama ini seperti bayi lagi yang dianggap Menpora harus disuapi makan dan dikasih susu. Dengan adanya surat PSSI kemarin, membuat kami-kami klub merasa kuat dan yakin masih ada pegangan dan kebenaran dalam sepak bola Indonesia. Yaitu, PSSI dan statuta FIFA, imbuhnya.
Sedangkan untuk manuver yang dilakukan Djohar, menurut kami, sepertinya beliau masih bermimpi memimpin PSSI lagi, pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Asprov PSSI Jateng Tumpahkan Kekesalan pada Menpora
- 'Sepakbola Indonesia Kisruh, Hiburan Rakyat pun Hilang'
- Menpora Apresiasi Ajang Summer Camp Indra Sjafri
- Sukses di Porprov, Belitung Timur Nantikan Kehadiran Menpora
- Banyak Pengangguran Dari Sepakbola, Nugraha Besoes Salahkan Menpora
- Berhadapan Dengan Statuta FIFA, Agum Minta Menpora Imam Bijaksana
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menanti Debut John Herdman! Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Tim Nasional 13 Februari 2026, 16:28
-
Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 15:47
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
LATEST UPDATE
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12














