Menpora Sebut Akan Belajar Olahraga dan Sepakbola ke Iran
Editor Bolanet | 9 September 2015 14:21
- Indonesia tertarik untuk belajar banyak kepada Iran dalam bidang olahraga, termasuk sepak bola. Karena itu, Menpora Imam Nahrawi menerima kunjungan Dubes Iran, Valiollah Mohammadi, didampingi staf Kedubes Iran di Indonesia M. Naser Kamali di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (9/9) pagi.
Kunjungan ini terkait rencana kunjungan Menpora ke Iran yang berencana melakukan Memori of Understanding (MoU) di bidang pemuda dan olahraga dengan Iran. Valiollah juga mengaku senang bertemu Menpora.
Banyak hal yang dapat digali. Banyak pembicaraan dari kunjungan Menpora ke Iran nanti. Indonesia-Iran yang memiliki hubungan berabad-abad sekarang berkembang lebih luas. Terdapat interaksi para pejabat kedua negara. Masyarakat dan LSM kedua negara juga saling berhubungan, jelas Valiollah.
Kerjasama di bidang olahraga dapat ditingkatkan dan itu perlu diperhatikan. Terdapat persamaan antara Indonesia dan Iran. Misalnya pertukaran tim, pelatih, dan model pendidikan bersama. Tentu saja Republik Islam Iran menyatakan kesiapannya bekerjasama dengan Indonesia. Di bidang pemuda, kerjasama juga dapat ditingkatkan. Semoga, kerjasama kedua negara membuahkan hasil, lanjut Valiollah.
Menpora Imam pun merasa senang dengan kedatangan Dubes Iran di kantornya.
Saya tidak menduga secepat ini hubungan kita. Bagi saya Iran adalah inspirasi bagi Islam, pengembangan olahraga, dan pemuda. Salah satu kedekatan kita tidak hanya karena mayoritas sama-sama Islam. Selain itu nilai positif dapat kita kembangkan melalui pertukaran atlet, pelatih, dan keilmuan kedua negara, kata Cak Imam- sapaan Menpora Imam.
Dalam bidang olahraga dan sepak bola, Menpora menyatakan akan belajar banyak ke Iran.
Terima kasih ke Pak Dubes yang memfasilitasi kunjungan kami nanti ke Iran. Mohon dapat disampaikan mengenai budaya dan adat istiadat selama di sana, ujar Menpora yang berencana mengunjungi Iran bersama beberapa pejabat Kemenpora seperti Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Djoko Pekik Irianto, Deputi Harmonisasi dan Kemitraan Gatot S Dewa Broto, dan Deputi Pemberdayaan Olahraga Yuni Poerwanti.
Menpora sendiri berharap hubungan kedua negara semakin erat.
Nanti yang dikerjasamakan di antaranya bidang pemuda, kerjasama pertukaran atlet, pelatih, dan mengenalkan Pencak Silat sebagai olahraga khas Indonesia, kata Menpora. (esa/dzi)
Kunjungan ini terkait rencana kunjungan Menpora ke Iran yang berencana melakukan Memori of Understanding (MoU) di bidang pemuda dan olahraga dengan Iran. Valiollah juga mengaku senang bertemu Menpora.
Banyak hal yang dapat digali. Banyak pembicaraan dari kunjungan Menpora ke Iran nanti. Indonesia-Iran yang memiliki hubungan berabad-abad sekarang berkembang lebih luas. Terdapat interaksi para pejabat kedua negara. Masyarakat dan LSM kedua negara juga saling berhubungan, jelas Valiollah.
Kerjasama di bidang olahraga dapat ditingkatkan dan itu perlu diperhatikan. Terdapat persamaan antara Indonesia dan Iran. Misalnya pertukaran tim, pelatih, dan model pendidikan bersama. Tentu saja Republik Islam Iran menyatakan kesiapannya bekerjasama dengan Indonesia. Di bidang pemuda, kerjasama juga dapat ditingkatkan. Semoga, kerjasama kedua negara membuahkan hasil, lanjut Valiollah.
Menpora Imam pun merasa senang dengan kedatangan Dubes Iran di kantornya.
Saya tidak menduga secepat ini hubungan kita. Bagi saya Iran adalah inspirasi bagi Islam, pengembangan olahraga, dan pemuda. Salah satu kedekatan kita tidak hanya karena mayoritas sama-sama Islam. Selain itu nilai positif dapat kita kembangkan melalui pertukaran atlet, pelatih, dan keilmuan kedua negara, kata Cak Imam- sapaan Menpora Imam.
Dalam bidang olahraga dan sepak bola, Menpora menyatakan akan belajar banyak ke Iran.
Terima kasih ke Pak Dubes yang memfasilitasi kunjungan kami nanti ke Iran. Mohon dapat disampaikan mengenai budaya dan adat istiadat selama di sana, ujar Menpora yang berencana mengunjungi Iran bersama beberapa pejabat Kemenpora seperti Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Djoko Pekik Irianto, Deputi Harmonisasi dan Kemitraan Gatot S Dewa Broto, dan Deputi Pemberdayaan Olahraga Yuni Poerwanti.
Menpora sendiri berharap hubungan kedua negara semakin erat.
Nanti yang dikerjasamakan di antaranya bidang pemuda, kerjasama pertukaran atlet, pelatih, dan mengenalkan Pencak Silat sebagai olahraga khas Indonesia, kata Menpora. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













