Meski Berat, Sriwijaya FC Siap Hadapi Tantangan
Editor Bolanet | 22 Juni 2014 20:25
- Sebanyak lima laga masih harus dilakoni Sriwijaya FC (SFC) jelang berakhirnya putaran kedua kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini.
Laskar Wong Kito, julukan SFC, memiliki tiga laga tandang. Masing-masing yakni, lawan Persijap Jepara (12/8), Gresik United (20/8), Arema Cronus (23/8). Kemudian, mereka juga akan menjamu Pelita Bandung Raya (27/8), dan Persib Bandung (31/8).
Tiga laga tandang tersebut merupakan tantangan terberat. Sebab, ketika lawan Persijap kami tidak ada (Abdoulaye) Maiga dan Jecky (Pasarella) karena akumulasi kartu. Lalu lawan Gresik, motivasi mereka pasti tinggi karena ingin lolos dari degradasi, ujar pelatih SFC .
Arema main di kandang, pasti mereka ngotot walaupun sudah pasti masuk empat besar, sambungnya.
Peluang untuk mencuri poin maksimal, bisa diperoleh Laskar Wong Kito ketika menantang Persijap. Hanya saja, Lancine Kone dan kawan-kawan harus waspada sekalipun Persijap kini masih berada di posisi juru kunci Wilayah Barat.
Tidak adanya Maiga dan Jecky lawan Persijap, pastinya kami kurang pemain belakang. Selain itu, Persijap juga tidak ingin malu di depan pendukungnya sendiri dan harus menjaga peluang untuk lepas dari zona degradasi, tuturnya.
Ditambahkannya, belum bisa memastikan untuk menurunkan Erol Iba yang masih cedera. Mantan pelatih Persiwa Wamena tersebut melanjutkan, juga menaruh kewaspadaan pada PBR dan Persib. Dua klub tersebut, pasalnya tengah bersaing ketat dengan SFC untuk lolos ke babak delapan besar.
Di putaran pertama, kami kalah dari Persib dan lawan PBR hanya menang tipis. Pastinya, semua lawan berat dan patut untuk diwaspadai. Saya harap, anak-anak bisa bermain disiplin dan optimistis, tuntasnya. (esa/hsw)
Laskar Wong Kito, julukan SFC, memiliki tiga laga tandang. Masing-masing yakni, lawan Persijap Jepara (12/8), Gresik United (20/8), Arema Cronus (23/8). Kemudian, mereka juga akan menjamu Pelita Bandung Raya (27/8), dan Persib Bandung (31/8).
Tiga laga tandang tersebut merupakan tantangan terberat. Sebab, ketika lawan Persijap kami tidak ada (Abdoulaye) Maiga dan Jecky (Pasarella) karena akumulasi kartu. Lalu lawan Gresik, motivasi mereka pasti tinggi karena ingin lolos dari degradasi, ujar pelatih SFC .
Arema main di kandang, pasti mereka ngotot walaupun sudah pasti masuk empat besar, sambungnya.
Peluang untuk mencuri poin maksimal, bisa diperoleh Laskar Wong Kito ketika menantang Persijap. Hanya saja, Lancine Kone dan kawan-kawan harus waspada sekalipun Persijap kini masih berada di posisi juru kunci Wilayah Barat.
Tidak adanya Maiga dan Jecky lawan Persijap, pastinya kami kurang pemain belakang. Selain itu, Persijap juga tidak ingin malu di depan pendukungnya sendiri dan harus menjaga peluang untuk lepas dari zona degradasi, tuturnya.
Ditambahkannya, belum bisa memastikan untuk menurunkan Erol Iba yang masih cedera. Mantan pelatih Persiwa Wamena tersebut melanjutkan, juga menaruh kewaspadaan pada PBR dan Persib. Dua klub tersebut, pasalnya tengah bersaing ketat dengan SFC untuk lolos ke babak delapan besar.
Di putaran pertama, kami kalah dari Persib dan lawan PBR hanya menang tipis. Pastinya, semua lawan berat dan patut untuk diwaspadai. Saya harap, anak-anak bisa bermain disiplin dan optimistis, tuntasnya. (esa/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persijap 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 15:09
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















