Mojokerto Putra Tuding Deltras Dibela Wasit
Editor Bolanet | 28 Mei 2014 18:56
- Pelatih PS Mojokerto Putra (MP), Inyong Lolong Bulan mengaku kecewa dengan keputusan wasit Heru S asal Malang yang memberikan dua penalti untuk Deltras. Menurut Inyong, kedua penalti itu terkesan mengada-ada.
Saya menyesal dengan dua penalti itu. Itu dua-duanya sebenarnya bukan penalti, ucap Inyong ketika ditemui awak media usai pertandingan, Rabu (28/5) petang.
Penalti pertama lahir di menit ke-23 setelah wasit Heru S asal Malang menganggap bek MP, Abdul Malik melanggar Cornelis Kaimu. Malik pun mendapat kartu kuning. Penalti kedua terjadi di menit ke-57. Kali ini wasit Heru menganggap bek Wanda Syahputra melanggar Kaimu.
Apalagi yang yang babak kedua. Kaimu yang nabrak pemain saya kok wasit kasih penalti untuk Deltras, kritik Inyong. Wasit harusnya jeli dan kasih kartu kuning karena Kaimu diving, imbuhnya.
Di bagian lain, Inyong angkat topi dengan perjuangan anak buahnya. Tiga gol kami murni. Saya salut dengan perjuangan anak-anak, tuturnya. Yang membuatnya bangga, Asman Akman dan kawan-kawan mampu bangkit setelah tertinggal 1-3.
Kami tertinggal 3-1 dan anak-anak bisa menyamakan kedudukan. Saya sangat mangga dengan perjuangan mereka, ucapnya. Menurut Inyong, setelah timnya tertinggal dua gol, ia meminta pasukannya memaksimalkan bola-bola long pass.
Saya cuma minta main sabar dan kami harus berani menguasai bola, tutup Inyong. (faw/dzi)
Saya menyesal dengan dua penalti itu. Itu dua-duanya sebenarnya bukan penalti, ucap Inyong ketika ditemui awak media usai pertandingan, Rabu (28/5) petang.
Penalti pertama lahir di menit ke-23 setelah wasit Heru S asal Malang menganggap bek MP, Abdul Malik melanggar Cornelis Kaimu. Malik pun mendapat kartu kuning. Penalti kedua terjadi di menit ke-57. Kali ini wasit Heru menganggap bek Wanda Syahputra melanggar Kaimu.
Apalagi yang yang babak kedua. Kaimu yang nabrak pemain saya kok wasit kasih penalti untuk Deltras, kritik Inyong. Wasit harusnya jeli dan kasih kartu kuning karena Kaimu diving, imbuhnya.
Di bagian lain, Inyong angkat topi dengan perjuangan anak buahnya. Tiga gol kami murni. Saya salut dengan perjuangan anak-anak, tuturnya. Yang membuatnya bangga, Asman Akman dan kawan-kawan mampu bangkit setelah tertinggal 1-3.
Kami tertinggal 3-1 dan anak-anak bisa menyamakan kedudukan. Saya sangat mangga dengan perjuangan mereka, ucapnya. Menurut Inyong, setelah timnya tertinggal dua gol, ia meminta pasukannya memaksimalkan bola-bola long pass.
Saya cuma minta main sabar dan kami harus berani menguasai bola, tutup Inyong. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vigit Waluyo Mengaku Bukan Bagian dari Bandar Judi Internasional
Bola Indonesia 25 Januari 2019, 10:50
-
PSMP Bisa Main di Piala Indonesia, Begini Penjelasan PSSI
Bola Indonesia 8 Januari 2019, 17:35
-
PS Mojokerto Putera Merasa Jadi Tumbal Isu Pengaturan Skor
Bola Indonesia 27 Desember 2018, 00:44
-
Dituduh Terlibat Pengaturan Skor, PS Mojokerto Melawan
Bola Indonesia 26 Desember 2018, 21:24
-
Batal Lawan Persib, Persebaya Uji Coba Lawan Tim Liga 3
Bola Indonesia 17 Mei 2018, 23:36
LATEST UPDATE
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














