Mundur Sebagai Ketum PSSI, Edy Rahmayadi Dapat Apresiasi Positif
Serafin Unus Pasi | 20 Januari 2019 14:41
Bola.net - Keputusan Edy Rahmayadi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI mendapat sambutan positif Emerson Yuntho. Salah seorang inisiator petisi daring yang menuntut Edy mundur beberapa waktu lalu tersebut mengapresiasi langkah Edy, yang juga menjabat Gubernur Sumatra Utara ini.
Menurut Eson, sapaan karib Emerson Yuntho, keputusan ini sejatinya terlambat. Ia menyebut, tindakan ini seharusnya diambil ketika Edy dilantik sebagai Gubernur Sumatra Utara pada 2017 lalu.
"Namun, keputusan ini harus diapresiasi," ucap Eson, dalam rilis yang didapat Bola.net, Minggu (20/01).
Sebelumnya, melalui laman penyedia petisi daring Change.org, Eson membuat petisi menuntut agar Edy Rahmayadi mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI. Petisi ini dibuat dan diunggah pada 9 Juli 2018.
Pada saat berita ini ditulis, Minggu (20/01), petisi berjudul 'Edy harus mundur sebagai Ketua Umum PSSI' ini telah mendapat lebih dari 135 ribu pendukung.
"Terima kasih kepada para penanda tangan petisi. Dukungan semua pihak sangat berarti untuk kemajuan sepak bola nasional," tuturnya.
Bagaimana harapan Eson setelah Edy Rahmayadi mundur dari singgasana PSSI-1? Simak selengkapnya di bawah ini.
Momentum Reformasi PSSI
Menurut Eson, mundurnya Edy Rahmayadi merupakan momen bagus bagi PSSI. Ia menyebut dengan mundurnya Edy, ada peluang bagi federasi sepak bola Indonesia ini untuk melakukan reformasi di dalam tubuhnya,
"Penting untuk segera dilakukan adalah proses penggantian Ketua Umum PSSI dengan figur baru yang lebih profesional dan berintegritas serta memiliki visi sepak bola Indonesia yang lebih berprestasi," paparnya.
Selain itu, Eson menyebut bahwa tak seharusnya Edy Rahmayadi mundur sendirian. Pegiat antikorupsi ini pun menyebut langkah Edy ini semestinya juga diikuti pengurus PSSI lainnya.
"Sebaiknya, pengurus PSSI lainnya juga harus mundur karena gagal menjalankan kerja dengan baik juga terungkapnya skandal mafia sepak bola di internal PSSI," tegasnya.
Tuntaskan Skandal Mafia Bola
Selain itu, menurut Eson, ada hal yang menjadi prioritas pembenahan sepak bola nasional. Hal tersebut adalah menuntaskan mafia sepak bola, baik yang melibatkan internal PSSI maupun di luar PSSI.
"Sebaiknya, semua pihak bekerja sama dan mendukung penuh kerja Satgas Antimafia Bola, yang dibentuk oleh Kapolri. Selama mafia sepak bola masih bercokol, sulit bagi kita berharap sepak bola Indonesia lebih berprestasi pada masa mendatang," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19










