Naga Jawa yang Kehilangan Taji: Mengapa PSIM Yogyakarta Hobi Berbagi Poin di Putaran Kedua?
Afdholud Dzikry | 14 April 2026 16:45
Bola.net - PSIM Yogyakarta mencatatkan diri sebagai tim yang paling sering berbagi poin di ajang BRI Super League 2025/2026. Laskar Mataram tercatat sudah mengoleksi 11 hasil imbang dari total 27 pertandingan yang telah mereka lakoni musim ini.
Catatan tersebut menempatkan mereka di posisi teratas dalam daftar tim spesialis imbang. Di bawah PSIM, terdapat PSM Makassar yang menguntit dengan koleksi 10 hasil seri sejauh ini.
Performa anak asuh Jean-Paul van Gastel sebenarnya cukup kompetitif di setiap laga. Selain 11 kali seri, Laskar Mataram sukses mengukir sembilan kemenangan dan hanya menelan tujuh kali kekalahan.
Sayangnya, banyaknya hasil satu poin ini membuat posisi mereka tertahan di papan tengah. Saat ini, tim kebanggaan warga Jogja tersebut menempati peringkat kesembilan klasemen sementara dengan raihan 38 poin.
Kendala Mencetak Gol Menjadi Masalah Utama
Ketidakmampuan menjaga keunggulan atau memecah kebuntuan menjadi sorotan tajam manajemen tim. Masalah efisiensi di depan gawang lawan diakui sebagai penyebab utama melimpahnya hasil seri tersebut.
Van Gastel melihat ada potensi besar yang hilang karena timnya sering gagal mengamankan poin penuh. Jika beberapa hasil seri tersebut bisa dikonversi menjadi kemenangan, posisi PSIM tentu akan jauh lebih baik di klasemen.
"Kami memiliki kekurangan dalam kemampuan mencetak gol. Saya pikir kami adalah tim dengan hasil seri terbanyak dan jika bisa mengubah hasil imbang jadi kemenangan, situasinya akan sangat berbeda," ujar Van Gastel.
Situasi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi staf pelatih sebelum kompetisi berakhir. Mereka harus segera menemukan formula agar dominasi di lapangan bisa berujung pada gol kemenangan.
Penurunan Performa di Putaran Kedua
Grafik penampilan tim berjuluk Naga Jawa ini memperlihatkan tren yang menurun pada paruh kedua musim. Performa impresif yang mereka tunjukkan di putaran pertama seolah menghilang dalam beberapa pekan terakhir.
Dari 10 laga di putaran kedua, PSIM tercatat hanya mampu mengamankan satu kemenangan saja. Selebihnya, mereka harus puas dengan raihan lima kali hasil imbang dan menelan empat kekalahan.
"Di paruh pertama kami melakukan dengan sangat baik, di paruh kedua saya masih merasa kami melakukan hal yang baik hanya hasilnya sedikit berkurang. Tapi secara keseluruhan saya pikir kami masih di jalur yang benar," kata Van Gastel.
Sang pelatih tetap optimis meskipun hasil akhir di lapangan belum sesuai dengan ekspektasi. Ia percaya skema permainan tim masih berada dalam koridor yang diinginkan oleh jajaran tim pelatih.
Misi Bangkit di Markas Bhayangkara FC
Melihat statistik produktivitas, kekuatan lini serang dan pertahanan PSIM Yogyakarta sebenarnya tergolong cukup berimbang. Hingga pekan ke-27, Laskar Mataram sudah melesakkan 36 gol dan kemasukan sebanyak 35 kali.
Gelandang asal Portugal, Ze Valente, tetap menjadi andalan utama sebagai motor penggerak serangan tim. Pemain bernomor punggung 10 itu memimpin daftar top scorer klub dengan torehan sembilan gol dan empat assist.
Kini, fokus utama Franco Ramos dkk. adalah mencuri poin penuh saat bertandang ke markas Bhayangkara FC. Laga pekan ke-28 tersebut akan digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, pada Jumat (17/4/2026) sore WIB.
Kemenangan menjadi harga mati bagi PSIM jika ingin memutus tren negatif dalam empat laga terakhir. Duel di Lampung ini akan menjadi ujian mental sekaligus momentum bagi Laskar Mataram untuk kembali ke jalur kemenangan.
Disadur dari: Bola.com (Ana D/Rizki H; 14/4/2026)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



