Nasib Pemain ISL Yang Tak Gabung Timnas Ada di Tangan Komdis
Editor Bolanet | 15 Januari 2013 09:22
- Nasib pemain Indonesia Super League (ISL) yang tidak memenuhi panggilan mengikuti TC timnas akan ditentukan pada 17 Januari. Ancaman sanksi dari Komdis kini membayangi pemain tersebut sesuai dengan yang diputuskan di rapat Komite Eksekutif (EXCO) PSSI.
Wewenang telah diberikan ke Komdis. Komdis yang akan memanggil pemain yang tidak bisa bergabung di pelatnas, termasuk memberi sanksi, ucap Sekjen PSSI, Halim Mahfudz di Kantor PSSI Senayan seperti dilansir dari Antara.
PSSI memanggil sebanyak 56 pemain untuk menjalani seleksi Timnas PPA 2015 di Medan. Hanya saja 24 pemain ISL yang dipanggil belum ada satu pun yang hadir di Pelatnas yang dipimpin langsung oleh Pelatih Timnas Nil Maizar.
Hingga saat ini, kata Halim, baru 26 pemain yang telah bergabung. Pemain yang telah bergabung berasal dari kompetisi Indonesia Premier League, mantan pemain PON, hingga pemain dari klub yang dinilai memiliki peluang membela timnas.
Menurut dia, dengan diberikan wewenang, Komdis yang dipimpin oleh Bernhard Limbong ini diharapkan secepatnya mengirimkan surat panggilan pada pemain ISL yang tidak memenuhi panggilan timnas.
Saat sidang nanti, pemain akan ditanya langsung alasan mereka tidak gabung timnas. Pada saat itu juga Komdis akan membuat keputusan mengenai pemberian sanksi kepada pemain, Halim menegaskan.
Pemain ISL yang dipanggil seleksi Timnas di antaranya I Made Wirawan, Atep, Ahmad Bustomi, Zulkifli Syukur, Boaz Solossa, Patrich Wanggai, Yohanes Pahabol, M. Roby, Egi Melgiansyah, dan Tantan.
Selain pemain, PSSI dalam hal ini Komdis juga berencana memanggil perangkat pertandingan mulai wasit, asisten wasit, hingga pengawas pertandingan yang terlibat pada kompetisi ISL yang mulai digulirkan 5 Januari lalu.
Sebagian perangkat pertandingan sudah dihukum. Maka, kami meminta Komdis untuk mereview lagi status perangkat pertandingan itu, kata Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Mukadar.
Sementara itu, Ketua Komdis PSSI Berhard Limbong mengatakan bahwa pihaknya akan segera melaksanakan tugasnya untuk menanyakan alasan mengapa pemain tidak datang memenuhi pemanggilan timnas. Setelah itu, baru diputuskan bentuk sanksi sesuai dengan aturan yang ada. (ant/mac)
Wewenang telah diberikan ke Komdis. Komdis yang akan memanggil pemain yang tidak bisa bergabung di pelatnas, termasuk memberi sanksi, ucap Sekjen PSSI, Halim Mahfudz di Kantor PSSI Senayan seperti dilansir dari Antara.
PSSI memanggil sebanyak 56 pemain untuk menjalani seleksi Timnas PPA 2015 di Medan. Hanya saja 24 pemain ISL yang dipanggil belum ada satu pun yang hadir di Pelatnas yang dipimpin langsung oleh Pelatih Timnas Nil Maizar.
Hingga saat ini, kata Halim, baru 26 pemain yang telah bergabung. Pemain yang telah bergabung berasal dari kompetisi Indonesia Premier League, mantan pemain PON, hingga pemain dari klub yang dinilai memiliki peluang membela timnas.
Menurut dia, dengan diberikan wewenang, Komdis yang dipimpin oleh Bernhard Limbong ini diharapkan secepatnya mengirimkan surat panggilan pada pemain ISL yang tidak memenuhi panggilan timnas.
Saat sidang nanti, pemain akan ditanya langsung alasan mereka tidak gabung timnas. Pada saat itu juga Komdis akan membuat keputusan mengenai pemberian sanksi kepada pemain, Halim menegaskan.
Pemain ISL yang dipanggil seleksi Timnas di antaranya I Made Wirawan, Atep, Ahmad Bustomi, Zulkifli Syukur, Boaz Solossa, Patrich Wanggai, Yohanes Pahabol, M. Roby, Egi Melgiansyah, dan Tantan.
Selain pemain, PSSI dalam hal ini Komdis juga berencana memanggil perangkat pertandingan mulai wasit, asisten wasit, hingga pengawas pertandingan yang terlibat pada kompetisi ISL yang mulai digulirkan 5 Januari lalu.
Sebagian perangkat pertandingan sudah dihukum. Maka, kami meminta Komdis untuk mereview lagi status perangkat pertandingan itu, kata Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Mukadar.
Sementara itu, Ketua Komdis PSSI Berhard Limbong mengatakan bahwa pihaknya akan segera melaksanakan tugasnya untuk menanyakan alasan mengapa pemain tidak datang memenuhi pemanggilan timnas. Setelah itu, baru diputuskan bentuk sanksi sesuai dengan aturan yang ada. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Mees Hilgers di Heerenveen: Belum Pernah Dimainkan, Apa Alasan Sang Pelatih?
Tim Nasional 24 Oktober 2026, 18:04
-
Amar Brkic Langsung Bersinar di Borneo FC: Gol Perdana Tercipta di Panggung Asia
Bola Indonesia 23 Oktober 2026, 21:46
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






