'Pakai Uang Negara, PSSI Harus Patuhi Aturan Negara'
Editor Bolanet | 20 April 2015 11:33
- Mantan Anggota tim Normalisasi PSSI, FX Hadi Rudyatmo meminta mematuhi setiap aturan yang diterapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Pasalnya anggaran operasional PSSI dibiayai dengan uang negara.
“PSSI tidak boleh egois dalam menentukan sikap dan menentukan aturan, semua harus dikonsultasikan dengan pemerintah, baik melalui KONI maupun melalui Menpora,” ujar Rudy kepada wartawan, Senin (20/4).
Rudy menegaskan, jika PSSI taat dengan aturan yang berlaku, maka tidak seharusnya melakukan Kongres Luar Biasa (KLB), sehingga tidak membuang-buang energi. PSSI, menurut Rudy, seharusnya taat aturan Negara.
”PSSI itu sudah dibekukan pada 17 April lalu, seharusnya tidak usah melakukan kongres dan membentuk kepengurusan baru,” ucapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, PSSI dan Menpora harus segera duduk bersama untuk menyelesaikan masalah terjadi. PSSI, lanjut Rudy, tidak boleh memaksakan keinginan sendiri, pasalnya organisasi PSSI itu berada di bawah naungan pemerintah. “PSSI jangan hanya mengikuti aturan FIFA saja, aturan negara juga harus ditaati,” lanjutnya.
Terkait pembekuan PSSI ia berharap agar Menpora segara berkoordinasi dengan FIFA, untuk melaporkan kondisi persepakbolaan Indonesia saat ini. Koordinasi itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di persepakbolaan di Indonesia.
“Menpora harus tetap melanjutkan kompetisi dengan menunjuk tim pelaksana, bisa KONI atau KOI. Pembinaan tim nasional terus dilakukan agar nantinya bisa menjuarai Sea Games maupun Asian games mendatang,” tegasnya.
Dihubungi terpisah Ketua Umum Persis Solo Paulus Haryoto, mengaku kecewa dengan pembekuan PSSI. “Pembekuan PSSI itu dampaknya sangat besar bagi persebakbolaan di Indonesia. Tim-tim ISL maupun tim yang berkompetisi di kasta di bawahnya semuanya menjadi korban,” tegas Paulus. [initial]
(ars/pra)
“PSSI tidak boleh egois dalam menentukan sikap dan menentukan aturan, semua harus dikonsultasikan dengan pemerintah, baik melalui KONI maupun melalui Menpora,” ujar Rudy kepada wartawan, Senin (20/4).
Rudy menegaskan, jika PSSI taat dengan aturan yang berlaku, maka tidak seharusnya melakukan Kongres Luar Biasa (KLB), sehingga tidak membuang-buang energi. PSSI, menurut Rudy, seharusnya taat aturan Negara.
”PSSI itu sudah dibekukan pada 17 April lalu, seharusnya tidak usah melakukan kongres dan membentuk kepengurusan baru,” ucapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, PSSI dan Menpora harus segera duduk bersama untuk menyelesaikan masalah terjadi. PSSI, lanjut Rudy, tidak boleh memaksakan keinginan sendiri, pasalnya organisasi PSSI itu berada di bawah naungan pemerintah. “PSSI jangan hanya mengikuti aturan FIFA saja, aturan negara juga harus ditaati,” lanjutnya.
Terkait pembekuan PSSI ia berharap agar Menpora segara berkoordinasi dengan FIFA, untuk melaporkan kondisi persepakbolaan Indonesia saat ini. Koordinasi itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di persepakbolaan di Indonesia.
“Menpora harus tetap melanjutkan kompetisi dengan menunjuk tim pelaksana, bisa KONI atau KOI. Pembinaan tim nasional terus dilakukan agar nantinya bisa menjuarai Sea Games maupun Asian games mendatang,” tegasnya.
Dihubungi terpisah Ketua Umum Persis Solo Paulus Haryoto, mengaku kecewa dengan pembekuan PSSI. “Pembekuan PSSI itu dampaknya sangat besar bagi persebakbolaan di Indonesia. Tim-tim ISL maupun tim yang berkompetisi di kasta di bawahnya semuanya menjadi korban,” tegas Paulus. [initial]
Jangan Lewatkan!
Komisi X DPR-RI Ungkapkan Kekhawatiran Jika Sanksi FIFA Turun
Antisipasi Sanksi FIFA, DPR RI Sarankan PSSI dan Kemenpora Cari Jalan Keluar
PSSI Dibekukan, Djohar Arifin: Perlu Ada Dialog
PSSI Dibekukan, K-Conk Mania Gembira
Barito Putera Anggap Pembekuan PSSI Tak Bernurani
Arema Cronus Kecam Pembekuan PSSI
Tak Akui Hasil KLB PSSI, FDSI Desak Menpora Bentuk Pengurus Transisi
Saat Sepi, FDSI Segel Kantor PSSI
Senin, La Nyalla Temui Menpora
Senin, La Nyalla Janji Hadapi Menpora Imam
Inilah Komposisi Ketua, Wakil Ketua dan Exco PSSI
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






